KTB FUSO VEP 2026, Siswa SMKN 3 Mataram Belajar Otomotif dari Dunia Industri

  • 19 Sep 2026 21:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 40 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 3 Mataram mendapat kesempatan belajar langsung teknologi otomotif bersama praktisi industri Mitsubishi FUSO melalui KTB FUSO Vocational Education Program (VEP) 2026.

Kegiatan yang berlangsung 15-17 September 2026 tersebut memanfaatkan satu unit Mitsubishi FUSO Fighter yang sebelumnya diterima SMK Negeri 3 Mataram melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

Program KTB FUSO VEP 2026 merupakan tindak lanjut dari program CSR FUSO for EDUCATION yang memberikan dukungan sarana pembelajaran sekaligus penguatan kompetensi vokasi bagi SMK di Indonesia. SMK Negeri 3 Mataram menjadi satu-satunya SMK di Nusa Tenggara Barat yang menerima hibah satu unit Mitsubishi FUSO varian Fighter melalui program tersebut pada 13 Februari 2026.

Kepala SMK Negeri 3 Mataram, Sulman Haris, mengatakan kehadiran FUSO Fighter tidak hanya menambah fasilitas praktik bagi sekolah. Kendaraan tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar langsung dari praktisi industri, mengenal peralatan kerja, memahami prosedur keselamatan, serta melihat teknologi kendaraan yang digunakan di dunia industri.

“FUSO for Education maupun KTB FUSO VEP 2026 merupakan anugerah bagi SMK Negeri 3 Mataram. Kami tidak saja mendapatkan fasilitas, namun kami juga dibimbing langsung oleh praktisi industri langsung dari Mitsubishi Fuso,” kata Sulman Haris.

Ia meminta para siswa memanfaatkan kesempatan belajar bersama instruktur industri secara maksimal. Menurutnya, kehadiran praktisi memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda karena siswa dapat memperoleh pengetahuan langsung dari pihak yang berkecimpung di dunia industri.

“Pesan saya kepada peserta didik, kedatangan instruktur dari industri harus betul-betul dimanfaatkan dengan maksimal. Belum tentu instruktur industri memiliki keluangan waktu untuk kembali datang ke SMK Negeri 3 Mataram,” ujarnya.

Sulman menilai terdapat perbedaan pengalaman antara pembelajaran yang diperoleh siswa dari guru di sekolah dengan bimbingan langsung dari praktisi industri. Interaksi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman siswa mengenai kebutuhan dan kondisi pekerjaan di dunia industri.

“Yang pasti akan ada perbedaan antara menerima bimbingan dari guru dengan bimbingan langsung dari industri,” lanjutnya.

Ia berharap kolaborasi dengan KTB tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Pengalaman yang diperoleh selama program diharapkan dapat menjadi bekal siswa ketika memasuki dunia kerja, termasuk membuka peluang untuk berkarier bersama KTB.

“Kami juga berharap semoga ada kesempatan bagi murid-murid SMK Negeri 3 Mataram untuk nantinya bisa berkarier dan bergabung dengan KTB,” katanya.

KTB FUSO VEP 2026 resmi dibuka pada Selasa 15 September 2026 di Ruang Rapat SMK Negeri 3 Mataram. Pembukaan dihadiri perwakilan KTB Karina Aliefiani dan instruktur FUSO Zaenal Muttaqin, bersama jajaran pimpinan sekolah, guru Teknik Kendaraan Ringan, wali kelas XI Teknik Kendaraan Ringan, serta 40 siswa peserta program.

Dalam kegiatan tersebut, Karina Aliefiani mengarahkan siswa mengikuti seluruh rangkaian program dengan semangat. Ia juga menyampaikan sejumlah agenda KTB FUSO VEP 2026, termasuk KTB Mengajar yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat 18 September 2026.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendampingan dari Zaenal Muttaqin dengan materi yang mencakup dasar-dasar otomotif, penggunaan alat ukur, serta penerapan alat pelindung diri (APD) dalam kegiatan praktik.

Setelah pembukaan, instruktur bersama guru otomotif dan siswa melanjutkan kegiatan di Bengkel Teknik Kendaraan Ringan. Pada hari pertama, siswa diperkenalkan dengan dasar-dasar otomotif sekaligus diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan kerja dalam kegiatan praktik.

Pembelajaran berlanjut pada Rabu 16 September 2026 dengan pengenalan berbagai peralatan kerja atau tools Mitsubishi yang didatangkan dari cabang KTB di NYB, PT Berlian Cahaya Bima. Siswa mendapat kesempatan mengenali jenis, fungsi, dan cara penggunaan peralatan yang digunakan dalam pekerjaan otomotif.

Memasuki Kamis 17 September 2026, pembelajaran diarahkan pada praktik langsung menggunakan Mitsubishi FUSO Fighter yang diterima sekolah melalui program CSR KTB. Kendaraan tersebut menjadi media untuk menghubungkan materi dasar otomotif yang telah dipelajari dengan objek kendaraan secara langsung.

Untuk memperkaya pengalaman peserta, tim KTB juga mendatangkan satu unit truk Mitsubishi Canter sebagai tambahan media pembelajaran. Kehadiran dua kendaraan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lebih dekat kendaraan niaga Mitsubishi sekaligus melihat penerapan pengetahuan otomotif dalam lingkungan kerja industri.

Rangkaian KTB FUSO VEP 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Siswa tidak hanya belajar melalui fasilitas yang tersedia di sekolah, tetapi juga mendapatkan pengalaman melalui interaksi dengan praktisi serta penggunaan perangkat kerja industri.

Bagi SMK Negeri 3 Mataram, program tersebut sekaligus menjadi momentum mengoptimalkan pemanfaatan hibah FUSO Fighter yang diterima pada Februari 2026. Fasilitas melalui program FUSO for EDUCATION kemudian diperkuat dengan transfer pengetahuan dan pengalaman industri melalui KTB FUSO VEP 2026.

Dengan demikian, hibah kendaraan tersebut tidak berhenti sebagai tambahan sarana praktik, tetapi dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan siswa dengan teknologi otomotif, peralatan kerja, budaya keselamatan, dan pengalaman praktisi industri secara langsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....