Kunjungi RRI Mataram, Siswa TK Semai Harapan Bangsa Belajar Dunia Penyiaran
- 16 Sep 2026 10:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 46 siswa TK Semai Harapan Bangsa, Jempong, mengikuti kunjungan edukatif ke LPP RRI Mataram untuk mengenal radio dan alat komunikasi secara langsung, pada Rabu 16 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mengenai alat komunikasi yang selama ini dikenalkan kepada anak-anak di lingkungan sekolah.
Kepala TK Semai Harapan Bangsa, Haryanto, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan agar siswa tidak hanya mengenal radio melalui penjelasan di dalam kelas. Menurutnya, anak-anak perlu melihat secara langsung bagaimana alat komunikasi yang mereka kenal dapat digunakan dalam kehidupan nyata.
“Kami kan punya topik pelajaran setiap hari itu alat komunikasi. Untuk mengenalkan alat komunikasi kepada anak-anak yang real, itu kan tidak mungkin dihadirkan di sekolah. Makanya kita kunjungi RRI supaya anak-anak punya pemahaman tentang alat komunikasi itu secara utuh,” je
Ia menjelaskan, salah satu hal yang ingin dikenalkan kepada siswa adalah bagaimana suara dapat terdengar melalui radio. Selama ini anak-anak sudah mengetahui keberadaan radio, tetapi belum tentu memahami proses sederhana di balik suara yang mereka dengarkan.
“Dia tahu radio, tetapi kok bisa ada suaranya, itu asalnya dari mana. Makanya kita kenalkan di stasiun,” ujarnya.
Haryanto menyebut kunjungan tersebut diikuti seluruh siswa TK Semai Harapan Bangsa. Kegiatan itu juga menjadi kunjungan pertama sekolah ke RRI Mataram setelah sebelumnya pernah berkunjung dalam waktu yang sudah cukup lama.
Menurut Haryanto, pengalaman belajar di luar kelas memberikan kesempatan kepada anak untuk melihat lingkungan dan objek pembelajaran secara lebih nyata. Ia menilai antusiasme siswa juga terlihat setiap kali sekolah mengadakan kegiatan kunjungan atau outing.
“Setiap kita punya acara yang sifatnya kunjungan atau outing itu anak-anak selalu bersemangat. Karena dia kan hanya di kelas, kehidupan di kelas itu terbatas pada kondisi di kelas itu saja,” tuturnya.
Melalui kunjungan tersebut, siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih konkret mengenai radio, termasuk alat-alat yang digunakan dalam kegiatan penyiaran.
Haryanto mengatakan tingkat pemahaman setiap anak tentu berbeda, tetapi sekolah berupaya memberikan pengalaman belajar sedekat mungkin dengan objek yang sedang dipelajari.
“Kita sudah berusaha mengenalkan yang dekat, yang real, yang senyatanya seperti apa radio itu, kemudian bagaimana suara itu dipancarkan, dari mana asalnya,” ujarnya.
Selain memberikan pengalaman belajar, kunjungan tersebut juga membuka pandangan baru bagi pihak sekolah mengenai peluang kolaborasi dengan RRI.
Haryanto mengaku terkesan setelah mendapat penjelasan mengenai tugas dan fungsi RRI serta kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam berbagai program siaran.
“Yang paling terkesan tentang itu, sehingga kami ke depannya nanti akan banyak menyiapkan paket-paket talent, supaya anak-anak bisa ikut siaran di RRI,” ucapnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan. Sekolah, menurutnya, akan lebih fokus menyiapkan kemampuan dan potensi anak agar dapat dikembangkan secara lebih konkret melalui kegiatan yang memungkinkan mereka terlibat dalam siaran RRI.
“Kedepannya lagi juga akan kami lebih fokus ke bagaimana menyiapkan talent-talent anak-anak itu supaya bisa lebih konkret, supaya bisa disiarkan di RRI,” ujar Haryanto.
Sementara itu, salah satu wali murid, Wulan, menyambut baik kesempatan yang diberikan kepada anak-anak untuk berkunjung ke RRI Mataram. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus memperkenalkan lingkungan penyiaran secara langsung.
“Kami merasa senang karena anak kami diberikan kesempatan untuk melihat alat-alat siaran di RRI,” ungkapnya.
Ia menambahkan, anak-anak terlihat senang mengikuti kunjungan tersebut. Selain pengalaman, kegiatan itu juga dinilai menambah pengetahuan mereka mengenai peralatan yang digunakan dalam kegiatan siaran.
“Anak-anak kami sangat senang dengan kunjungan ini, pengetahuan anak-anak kami juga bertambah terkait alat siaran melalui kunjungan tersebut,” ujarnya.
Kunjungan TK Semai Harapan Bangsa ke RRI Mataram menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas yang memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak.
Selain mengenalkan radio sebagai salah satu alat komunikasi, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi sekolah dan RRI untuk mengembangkan kolaborasi melalui potensi dan bakat anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....