Cegah Pernikahan Dini, Kepala MAN 1 Mataram Tekankan Pentingnya Pendidikan
- 09 Sep 2026 15:35 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pendidikan menjadi salah satu benteng yang terus diperkuat MAN 1 Mataram dalam mencegah pernikahan dini di kalangan pelajar. Sekolah berupaya memastikan siswa tetap fokus menyelesaikan pendidikan sebelum mengambil keputusan untuk menikah.
Kepala MAN 1 Mataram, Drs. H. Lalu Syauki MS, M.Pd., mengatakan upaya pencegahan dilakukan melalui berbagai aktivitas pendidikan yang berlangsung di lingkungan sekolah. Edukasi tidak hanya diberikan dalam proses pembelajaran, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan aktivitas sosial.
“Dari waktu pembelajaran, ceramah segala macam cara kita terus untuk mengedukasi anak-anak. Kan pendidikan itu di atas segala-galanya. Jangan sampai putus di tengah jalan,” ujarnya, saat acara RRI Fest di MAN 1 Mataram, Rabu 9 September 2026.
Menurut Syauki, sekolah juga melibatkan unit bimbingan dan konseling (BK) untuk memberikan pendampingan kepada siswa. Langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan agar siswa memiliki pemahaman mengenai pentingnya pendidikan sekaligus risiko yang dapat muncul apabila menikah di usia yang belum siap.
“Dari sekolah sendiri, kita ada unit bimbingan counseling untuk selalu memberikan edukasi kepada anak-anak,” ucapnya.
Pendekatan pencegahan juga tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran formal. Setiap kegiatan yang melibatkan siswa dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif, termasuk terkait masa depan dan pentingnya menyelesaikan pendidikan.
“Dalam setiap kegiatan sosial yang dilakukan pun terus kita lakukan sosialisasi,” tuturnya.
Syauki menegaskan, pendidikan harus menjadi prioritas utama bagi siswa. Karena itu, sekolah terus berupaya memberikan pemahaman agar siswa tidak terburu-buru mengambil keputusan yang dapat menghentikan perjalanan pendidikannya.
Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan keluarga. Sekolah dan orang tua perlu berjalan bersama dalam mengawasi sekaligus memberikan pemahaman kepada anak, sehingga pencegahan pernikahan dini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....