IGI NTB dan Balai Bahasa NTB Perkuat Kemahiran Berbahasa Guru
- 31 Agt 2026 19:04 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Sekitar 100 pendidik mengikuti Bimbingan Teknis Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang digelar Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah NTB bersama Balai Bahasa Provinsi NTB.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat, 27-28 Agustus 2026, sebagai upaya meningkatkan kompetensi kebahasaan guru sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam mendukung pembelajaran di sekolah.
Ketua Wilayah IGI Provinsi NTB, Nengah Istiqomah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi guru untuk mengenal UKBI sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia.
Menurutnya, kemampuan berbahasa memiliki kaitan erat dengan aktivitas guru dalam membaca, menulis, memahami informasi, hingga menyampaikan gagasan kepada peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap guru tidak hanya mengenal UKBI sebagai sebuah instrumen pengukuran kemahiran berbahasa, tetapi juga dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan berbahasa dan literasi di sekolah,” tuturnya.
Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andrasyah Isa, menjelaskan UKBI dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kemahiran seseorang dalam berbahasa Indonesia.
UKBI, menurutnya, bukan sekadar instrumen untuk memperoleh nilai atau predikat, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek kemampuan berbahasa yang sudah dikuasai maupun yang masih perlu ditingkatkan.
“UKBI bukan sekadar tes untuk mendapatkan nilai atau predikat kemahiran berbahasa. UKBI dapat menjadi cermin bagi kita untuk mengetahui kemampuan berbahasa yang sudah dimiliki dan aspek yang masih perlu ditingkatkan,” jelas Arie.
Ia menilai pengenalan UKBI kepada guru memiliki nilai strategis karena pemahaman tersebut dapat diteruskan kepada peserta didik. Dengan begitu, UKBI dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pengembangan kemahiran berbahasa di sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai UKBI. Mereka juga dibekali materi tentang ejaan, kalimat, paragraf, serta bentuk dan pilihan kata.
Peserta kemudian mengikuti praktik pengenalan UKBI dan mencoba contoh soal. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai bentuk dan karakteristik pengukuran kemahiran berbahasa Indonesia.
Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik yang berlangsung selama kegiatan. Bimtek diharapkan dapat mendorong guru untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa sekaligus menerapkannya dalam proses pembelajaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....