Momentum HUT Kota Mataram ke-33, Plt. Kepala SMPN 2 Dorong Pendidikan Ramah Anak

  • 31 Agt 2026 18:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pendidikan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian dalam perjalanan Kota Mataram memasuki usia ke-33, pada Senin 31 Agustus 2026. Bagi satuan pendidikan, kemajuan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari terciptanya lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan mampu memberi ruang bagi setiap anak untuk berkembang.

Plt. Kepala SMP Negeri 2 Mataram, Ni Nengah Sri Swathi, berharap momentum HUT ke-33 Kota Mataram dapat menjadi penguat komitmen bersama untuk membangun pendidikan yang semakin baik.

Ia melihat Mataram memiliki posisi penting sebagai salah satu pusat pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Karena itu, menurutnya, perhatian terhadap sekolah dan peserta didik perlu terus dijaga melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan satuan pendidikan.

"Selamat HUT Kota Mataram yang ke-33, semoga di usia ini Kota Mataram semakin harmonis, penuh kerukunan dan toleransi, kemudian semakin aman dan nyaman untuk semua, ramah bagi anak-anak dan pendidikan," ujarnya, Senin 31 Agustus 2026.

Sri Swathi juga menilai kehadiran langsung pemerintah di lingkungan sekolah menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan. Ia menyebut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram yang kerap mengunjungi sekolah sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan dengan peserta didik dan tenaga pendidikan.

Menurutnya, pendidikan di Mataram juga perlu terus diarahkan pada penguatan prestasi dan inovasi. Hal itu sejalan dengan berbagai capaian yang telah ditorehkan guru maupun siswa SMP Negeri 2 Mataram.

"Jadi yang istilahnya ramah itu, ramah juga bagi murid-murid dan sekolah-sekolah. Ini terbukti Bapak Wali Kota kemudian Ibu Wali Kota juga sering mengunjungi sekolah-sekolah," katanya.

Selain peningkatan mutu pendidikan, Sri Swathi menyoroti pentingnya perhatian terhadap siswa dari keluarga kurang mampu. Dukungan pemerintah melalui berbagai kegiatan yang melibatkan MKKS dan PGRI dinilai membantu memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan pendidikan.

Ke depan, ia berharap hubungan antara pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dengan seluruh satuan pendidikan semakin kuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai kebijakan pendidikan dapat benar-benar menjawab kebutuhan sekolah dan peserta didik.

"Harapan kami terhadap pendidikan di Kota Mataram, Bapak Wali Kota Mataram selalu memperhatikan pendidikan dan ini sudah terbukti. Beliau juga sering memberikan bantuan kepada murid-murid yang tidak mampu," harapnya.

Memasuki usia ke-33, ia berharap Kota Mataram terus tumbuh sebagai kota yang harmonis, toleran, aman, sekaligus mampu mempertahankan perannya sebagai salah satu pusat pendidikan di NTB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....