Kolaborasi Sekolah dan Keluarga Antar Dimas Wakili NTB pada OSN Nasional 2026
- 25 Agt 2026 21:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Prestasi Dimas Rizky Andrean hingga dipercaya mewakili Nusa Tenggara Barat pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPA tingkat nasional tidak lahir dari usaha seorang diri. Di belakang siswa SMPN 15 Mataram itu, terdapat dukungan sekolah dan keluarga yang berjalan beriringan sejak Dimas mulai menekuni olimpiade sains.
Dimas masuk SMPN 15 Mataram melalui jalur prestasi. Setelah menjadi bagian dari sekolah, minatnya di bidang sains mendapat ruang untuk berkembang melalui kegiatan ekstrakurikuler Olimpiade IPA yang dilaksanakan secara rutin dengan pendampingan guru.
Kepala SMPN 15 Mataram, Sri Wahyu Indriani, mengatakan pendampingan diberikan secara bertahap sejak Dimas mengikuti kompetisi dari tingkat sekolah hingga berhasil melewati tingkat Kota Mataram dan provinsi. Sekolah berupaya memastikan Dimas mendapatkan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan menghadapi setiap tahapan kompetisi.
“Memang ada pendampingan khusus selain Dimas ini ikut ekstrakurikuler Olimpiade IPA di sekolah,” ujarnya, Selasa 25 Agustus 2026.
Dukungan tersebut semakin diperkuat setelah Dimas dinyatakan lolos dan berhak mewakili NTB di tingkat nasional. Sekolah kemudian meminta bantuan dosen dari luar untuk memberikan pembinaan, sementara proses pendampingan terus dilakukan hingga menjelang pelaksanaan tes nasional.
“Untuk persiapan, kalau dari sekolah setelah pengumuman Dimas lulus masuk ke tingkat Nasional mewakili NTB, kami mempersiapkan pendampingan itu dengan meminta bantuan dari dosen dari luar juga yang mengajar Dimas,” ujarnya.
Bagi keluarga, dukungan SMPN 15 Mataram menjadi bagian penting dalam perkembangan belajar Dimas. Ibunda Dimas, Rahmidian Safitri, menilai sekolah tidak hanya memberikan kesempatan kepada anaknya untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga aktif mengarahkan dan membantu ketika Dimas membutuhkan pembinaan lebih lanjut.
Rahmidian Safitri mengaku bersyukur karena komunikasi antara keluarga dan pihak sekolah berjalan dengan baik. Menurutnya, orang tua tidak merasa berjalan sendiri dalam mendampingi perkembangan Dimas karena sekolah juga ikut memantau dan memberikan dukungan terhadap minat serta kemampuan yang dimiliki anaknya.
“Kita tidak dibiarkan sendiri, tapi juga diarahkan. Itu support dari sekolah yang kami sangat hargai,” ujarnya.
Dukungan tersebut juga terlihat dari keterlibatan orang tua selama proses pembinaan. Rahmidian mengatakan keluarga turut mengantar dan menjemput Dimas ketika mengikuti pembinaan, termasuk saat kegiatan dilakukan di luar sekolah.
Kolaborasi itu menjadi semakin penting ketika Dimas harus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat nasional. Sekolah memberikan pendampingan akademik, sementara keluarga menjaga dukungan dari sisi keseharian dan memastikan Dimas dapat mengikuti seluruh proses pembinaan dengan baik.
Sri Wahyu mengatakan sekolah dan orang tua memiliki harapan yang sama terhadap Dimas. Setelah melalui proses pembinaan dari tingkat sekolah hingga provinsi, pihak sekolah berharap Dimas dapat tampil dengan tenang dan memberikan hasil terbaik ketika membawa nama NTB di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, kami berusaha untuk seoptimal mungkin untuk Dimas supaya betul-betul sesuai dengan target harapan Dimas bisa mendapat yang terbaik,” tuturnya.
Di tengah dukungan tersebut, Dimas sendiri menyimpan harapan besar saat menghadapi OSN Nasional. Ia ingin seluruh persiapan yang telah dijalani bersama sekolah dan keluarga dapat membantunya tampil maksimal serta membawa pulang hasil terbaik untuk NTB.
Dimas berharap perjuangannya di tingkat nasional tidak berhenti hanya pada kesempatan untuk bertanding. Ia ingin mampu memberikan kemampuan terbaik dan meraih medali sebagai buah dari proses belajar dan pembinaan yang telah dijalaninya.
Bagi SMPN 15 Mataram, perjalanan Dimas menjadi gambaran bahwa prestasi siswa membutuhkan lingkungan yang mendukung. Ketika sekolah memberikan ruang untuk berkembang dan keluarga memberikan kepercayaan serta pendampingan, potensi yang dimiliki siswa dapat diarahkan hingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kini, Dimas bersiap membawa nama NTB ke OSN Nasional dengan dukungan dari sekolah dan keluarganya. Harapan untuk meraih medali menjadi target yang ingin diwujudkan, sekaligus menjadi langkah lain bagi Dimas dalam perjalanan panjang mengejar cita-citanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....