Enam Siswi SDN Ntoke Raih Juara Tari Tingkat Kecamatan Wera
- 17 Agt 2026 21:45 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum yang membanggakan bagi keluarga besar SD Negeri Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Di tengah semarak perayaan kemerdekaan yang digelar pada 17 Agustus 2026, enam siswi SDN Ntoke berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara I lomba tari antar-SD se-Kecamatan Wera.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Tidak hanya karena berhasil menjadi yang terbaik dalam kompetisi seni tari, tetapi juga karena kemenangan itu merupakan buah dari proses latihan yang panjang, kedisiplinan, kerja keras serta kesabaran para guru dalam membimbing para siswa.
Enam siswi yang berhasil membawa nama SDN Ntoke menjadi juara tersebut adalah Nadhifa Azkadina (Dhifa), Nur Alika Azzahra (Lika), Murfidatun Artatila (Tita), Arumi Nasya Razita (Rumi), Raisya (Raisa), dan Hairia (Ria).
Keenam siswi tersebut tampil membawa semangat dan kreativitas dalam perlombaan tari yang diikuti oleh sejumlah sekolah dasar di wilayah Kecamatan Wera.
Keberhasilan mereka menjadi semakin istimewa karena diumumkan bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Prestasi itu sekaligus menjadi hadiah bagi sekolah, orang tua dan seluruh warga SDN Ntoke dalam merayakan hari kemerdekaan.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat proses panjang yang tidak selalu mudah. Para siswi harus menjalani latihan secara serius untuk mempersiapkan penampilan terbaik mereka.
Kepala SDN Ntoke, Ru’yati, S.Pd.I., mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak datang secara instan, melainkan merupakan hasil dari kegigihan siswa, kerja keras guru dan dukungan seluruh keluarga besar sekolah.
Ia menggambarkan perjalanan latihan para siswi sebagai proses yang penuh dinamika. Namun, berbagai tantangan selama latihan justru menjadi bagian penting dalam membentuk mental dan semangat para siswa.
"Alhamdulillah. Latihan yang penuh drama, kegigihan anak-anak yang luar biasa, guru-guru hebat yang penuh sabar dalam melatih dan membimbing siswa, dan perjuangannya membuahkan hasil,” ungkap Ru’yati.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa ketika siswa diberikan ruang untuk mengembangkan bakat dan potensinya, mereka mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Bagi pihak sekolah, kemenangan dalam lomba tari bukan sekadar mendapatkan piala atau predikat juara. Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi keenam siswi untuk belajar mengenai kerja sama, disiplin, tanggung jawab, keberanian tampil di depan publik dan percaya terhadap kemampuan diri sendiri.
Prestasi SDN Ntoke dalam rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 ternyata tidak hanya datang dari cabang seni tari.
Sekolah tersebut juga berhasil meraih sejumlah prestasi lain dalam berbagai perlombaan. Selain Juara I lomba tari, SDN Ntoke meraih Harapan II lomba puisi, Harapan III GJI campuran siswa, serta Juara III GJI guru.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi warga sekolah tidak hanya berkembang dalam satu bidang, tetapi juga mencakup seni, kreativitas dan kegiatan yang melibatkan siswa maupun tenaga pendidik.
Rangkaian prestasi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa lingkungan sekolah dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik.
Kepala sekolah pun menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan staf SDN Ntoke yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga perlombaan berlangsung.
"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan staf SDN Ntoke," ujarnya.
Ru’yati menilai keberhasilan para siswi tersebut merupakan hasil kerja bersama. Guru yang membimbing dengan penuh kesabaran, siswa yang menjalani latihan dengan tekun, serta dukungan dari lingkungan sekolah menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan tersebut.
Ia berharap prestasi yang diraih pada momentum HUT RI ke-81 dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk berani menggali dan mengembangkan bakat yang dimiliki.
Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, sekolah memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada siswa agar dapat menemukan serta mengembangkan kemampuan mereka.
Prestasi enam siswi dalam lomba tari juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kecamatan Wera agar terus berani berprestasi dan membawa nama baik sekolah.
Bagi keenam siswi tersebut, kemenangan ini bukan hanya tentang menjadi juara. Mereka telah menunjukkan bahwa kerja keras, latihan yang konsisten dan keberanian untuk tampil dapat menghasilkan sesuatu yang membanggakan.
Momentum HUT RI ke-81 akhirnya menjadi kenangan yang sangat berarti bagi Nadhifa, Nur Alika, Murfidatun, Arumi, Raisya dan Hairia.
Enam siswi SDN Ntoke itu berhasil menjadikan panggung perlombaan sebagai tempat untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memberikan kado istimewa bagi sekolah pada perayaan kemerdekaan tahun ini.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk karya dan prestasi generasi muda. Dari panggung seni, anak-anak SDN Ntoke menunjukkan bahwa semangat belajar, berlatih dan berkarya mampu melahirkan kebanggaan bagi sekolah dan masyarakat.
Sekedar diketahui lomba tari antar SD diikuti 28 peserta dari berbagai sekolah di Kecamatan Wera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....