Balai Bahasa NTB Evaluasi Bimtek Cerdas Mengulas Buku bagi Guru SD di Lombok Tengah

  • 29 Mei 2026 15:24 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Cerdas Mengulas Buku bagi siswa SD di Kabupaten Lombok Tengah pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula PGRI Kecamatan Praya itu diikuti 40 guru dari 20 sekolah dasar sebagai tindak lanjut dari rangkaian sosialisasi dan bimtek yang sebelumnya dilaksanakan pada 4, 6, dan 7 Mei 2026.

Para peserta terdiri atas guru kelas III dan kelas V SD yang sebelumnya mendampingi siswa dalam proses membaca, memahami, hingga mengulas buku. Evaluasi difasilitasi oleh Toni Samsul Hidayat melalui sesi diskusi dan reviu hasil pendampingan selama program berlangsung.

Dalam sesi diskusi, sejumlah guru menyampaikan pengalaman sekaligus tantangan selama mendampingi siswa. Dita Triana Dewi dari SDN 2 Selebung mengungkapkan siswa masih mengalami kesulitan dalam mengulas buku menggunakan bahasa sendiri.

“Anak-anak masih harus belajar dengan menghadirkan hal-hal konkret. Kosakata anak-anak masih sangat terbatas. Mereka grogi dan takut salah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rini Mulyani dari SDN Karang Kebon yang menilai keterbatasan kosakata siswa menjadi kendala utama dalam menyusun ulasan buku. Ia juga menilai waktu pendampingan selama dua pekan masih terlalu singkat.

“Sejauh ini, kami baru bisa fokus pada anak-anak yang ikut lomba, padahal seharusnya semua mendapat perhatian secara penuh,” katanya.

Sementara itu, Dewi Joana Aisyah dari SDN Tampar Ampar mengapresiasi materi mengenai perjenjangan buku yang dinilai membantu guru memahami kemampuan membaca siswa yang beragam. Ia juga berharap laman buku digital Budi Kemendikdasmen dapat menghadirkan fitur unduhan buku fisik untuk kategori buku audio.

Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan reviu video ulasan buku karya siswa dari masing-masing sekolah. Dari hasil penilaian ditemukan sebagian besar video masih memiliki gangguan suara atau noise cukup tinggi serta belum mencantumkan identitas siswa di awal video.

Selain itu, para guru juga diminta mengisi kuesioner evaluasi program dan menyerahkan hasil tes akhir siswa yang nantinya dibandingkan dengan hasil tes awal untuk mengukur efektivitas program peningkatan literasi.

Kegiatan ditutup oleh Kepala Bagian Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Jumadi. Ia mengapresiasi perhatian Balai Bahasa NTB terhadap penguatan literasi di sekolah dasar.

“Semoga Bapak dan Ibu Guru yang terundang dapat mengimbaskan apa yang diperoleh kepada guru dan sekolah lain di wilayahnya,” ujarnya.

Selama rangkaian program berlangsung, terkumpul sekitar 200 video ulasan buku karya siswa dari berbagai sekolah peserta. Enam video terbaik nantinya akan dipilih untuk mengikuti Lomba Cerdas Mengulas Buku tingkat nasional yang diselenggarakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....