SMKN 3 Mataram Perkuat Teaching Factory dengan Koding dan AI
- 07 Agt 2026 17:31 WIB
- Mataram
RRI.CO.OD, Mataram – SMK Negeri 3 Mataram memperkuat implementasi pembelajaran berbasis industri melalui Program Bantuan Pemerintah Pembelajaran Teaching Factory (TEFA), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI). Program tersebut resmi dibuka pada Kamis, 30Juli 2026, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di era digital.
Program ini difokuskan pada pengembangan pembelajaran Teaching Factory di Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri dengan mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial ke dalam proses pembelajaran.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Wilayah I Provinsi Nusa Tenggara Barat, Purni Susanto, didampingi Pengawas Bina SMKN 3 Mataram H. Ulil Amri, perwakilan Chemika Karya, serta Ketua Komite Sekolah. Hadir sebagai narasumber dari BBPPMPV BOE Malang, Siyamta dan Dede Syehumisbah.
Sebanyak 24 guru yang terdiri atas guru produktif Teknik Kimia Industri, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Informatika, serta guru Koding dan Kecerdasan Artifisial mengikuti kegiatan tersebut. Guru produktif dari konsentrasi keahlian lainnya juga dilibatkan guna memperluas implementasi Teaching Factory di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Purni Susanto menyampaikan bahwa SMK Negeri 3 Mataram merupakan salah satu sekolah kejuruan unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
"Program bantuan pemerintah ini diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan Teaching Factory sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pembinaan desa tertinggal," ujarnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi program oleh tim BBPPMPV BOE Malang. Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dan dikelola Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini bertujuan memperkuat pembelajaran berbasis industri sekaligus meningkatkan kompetensi digital guru dan peserta didik.
Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan penyusunan bahan ajar Teaching Factory, Koding, dan Kecerdasan Artifisial yang dilaksanakan dalam dua tahap. Melalui pendampingan tersebut, peserta menyusun perangkat pembelajaran, rancangan implementasi koding dan AI, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman pelaksanaan di sekolah.
Melalui program ini, SMK Negeri 3 Mataram menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, responsif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, serta berupaya mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan memiliki daya saing di dunia kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....