Persiapan TKA Diperkuat, SMAN 3 Sisipkan Materi di Jam Pelajaran
- 03 Agt 2026 07:03 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – SMA Negeri 3 Mataram mulai memperkuat persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui strategi pembelajaran yang dilakukan sejak awal tahun ajaran. Berbeda dengan tahun sebelumnya, sekolah tidak lagi mengandalkan bimbingan belajar menjelang pelaksanaan tes, tetapi menyisipkan materi TKA secara rutin ke dalam kegiatan belajar mengajar.
Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, mengatakan perubahan strategi tersebut merupakan salah satu program baru yang diputuskan dalam rapat kerja tahunan sekolah. Program ini lahir dari hasil evaluasi agar peserta didik memiliki waktu belajar yang lebih panjang sebelum mengikuti TKA.
"Kalau dulu kami hanya memberikan pengayaan sekitar dua minggu sebelum pelaksanaan TKA. Sekarang kami mulai sejak awal tahun ajaran dengan menyisipkan materi TKA di jam pelajaran agar persiapannya jauh lebih matang," terangnya, Sabtu 1 Agustus 2026.
Menurut Yuspita, guru-guru telah ditunjuk untuk memberikan pendampingan sesuai bidang mata pelajaran masing-masing. Setiap pekan, peserta didik akan memperoleh latihan soal dan pembahasan yang mengacu pada karakteristik TKA sehingga proses belajar berlangsung secara bertahap.
Ia menjelaskan materi yang digunakan berasal dari berbagai sumber pembelajaran berkualitas, termasuk kumpulan soal latihan yang selama ini menjadi acuan dalam persiapan TKA. Dengan pola tersebut, siswa diharapkan terbiasa menghadapi bentuk soal yang akan diujikan.
"Kami ingin anak-anak tidak merasa terbebani menjelang tes. Kalau dipersiapkan sejak sekarang, mereka punya waktu memahami materi secara perlahan sehingga hasilnya diharapkan lebih baik," ujarnya.
Selain memperkuat persiapan TKA, sekolah juga melakukan pemetaan peserta didik melalui program kelas unggulan Prima Cendekia. Sebanyak 76 siswa kelas X yang lolos seleksi akan memperoleh pembinaan akademik lebih intensif sebagai bagian dari penguatan prestasi sekolah.
Yuspita menegaskan program tersebut tidak memungut biaya tambahan dari orang tua. Seluruh kegiatan, termasuk pendampingan akademik, disiapkan sekolah untuk memberikan kesempatan yang sama kepada siswa yang lolos melalui proses seleksi terbuka.
"Kami ingin mencetak lebih banyak siswa yang mampu bersaing masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi maupun jalur tes. Karena itu pembinaannya harus dimulai sejak awal, bukan ketika sudah mendekati seleksi," ucapnya.
Tak hanya siswa kelas unggulan, SMAN 3 Mataram juga akan memberikan perhatian kepada peserta didik berprestasi dari seluruh kelas reguler. Sekolah menyiapkan pemantauan khusus terhadap siswa yang berada pada peringkat sepuluh besar di setiap kelas sebagai calon peserta jalur prestasi ke perguruan tinggi.
Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan agar potensi akademik peserta didik berkembang secara merata tanpa membedakan asal kelas. Sekolah berharap semakin banyak lulusan SMAN 3 Mataram yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur seleksi.
Dengan persiapan TKA yang dilakukan lebih awal, sekolah optimistis capaian akademik peserta didik akan meningkat sekaligus memperkuat daya saing lulusan pada seleksi masuk perguruan tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....