BGTK NTB Tingkatkan Kompetensi Operator dan Bendahara Sekolah

  • 30 Jul 2026 18:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan bagi operator dan bendahara sekolah sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas, Senin 27 Juli 2026.

Pelatihan yang dibuka Kepala BGTK NTB, Wirman Kasmayadi, itu diikuti 60 peserta yang terdiri atas operator dan bendahara sekolah jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK dari seluruh kabupaten/kota di NTB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan dalam mendukung pengelolaan administrasi, data pendidikan, dan keuangan sekolah.

Kepala BGTK NTB, Wirman Kasmayadi, menegaskan setiap unsur di lingkungan satuan pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.

"Guru adalah wajah pembelajaran. Namun, operator sekolah adalah penjaga kualitas data pendidikan, dan bendahara sekolah adalah penjaga akuntabilitas penggunaan dana pendidikan. Ketiganya merupakan pilar penting yang memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Menurut Wirman, peran operator sekolah kini tidak lagi sebatas menginput data, tetapi juga memastikan data pendidikan yang disajikan akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pendidikan, sehingga kualitasnya harus mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

Sementara itu, bendahara sekolah memiliki tanggung jawab mengelola anggaran pendidikan secara tertib, transparan, efisien, dan sesuai ketentuan. Karena itu, sinergi antara guru, operator sekolah, dan bendahara dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola sekolah yang berkualitas.

Wirman juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan sebagai sarana meningkatkan kompetensi, berbagi pengalaman, serta memahami perkembangan kebijakan dan transformasi digital di sektor pendidikan.

"Kompetensi harus terus ditingkatkan seiring perkembangan kebijakan dan transformasi digital di dunia pendidikan. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di satuan pendidikan masing-masing dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan," katanya.

Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan penguatan kompetensi terkait pengelolaan data pendidikan, administrasi sekolah, tata kelola keuangan, serta pemahaman terhadap kebijakan terbaru di bidang pendidikan. BGTK NTB berharap peningkatan kapasitas ini semakin memperkuat peran operator dan bendahara sekolah sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi pendidikan di Nusa Tenggara Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....