Balai Bahasa NTB Perkuat Tata Kelola lewat Implementasi Manajemen Risiko

  • 30 Jul 2026 15:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat tata kelola organisasi melalui sosialisasi dan implementasi Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) yang diikuti seluruh pegawai di Aula Anjani Balai Bahasa Provinsi NTB, Selasa 28 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 203 Tahun 2026 tentang Kebijakan Kerangka Manajemen Risiko Pembangunan Nasional di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Melalui sosialisasi tersebut, seluruh pegawai memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penerapan manajemen risiko dalam mendukung pelaksanaan program dan layanan yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada pencapaian sasaran organisasi.

Sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Balai Bahasa Provinsi NTB berkewajiban menerapkan MRPN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan.

Penerapan manajemen risiko diharapkan mampu membantu organisasi mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menyusun langkah mitigasi yang tepat, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan pengisian Lembar Manajemen Risiko yang menjadi bagian dari implementasi kebijakan tersebut. Setiap unit kerja diminta memetakan berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi pencapaian target organisasi sekaligus menyusun strategi pengendaliannya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen penerapan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andrasyah Isa.

Komitmen tersebut menjadi penegasan kesiapan Balai Bahasa Provinsi NTB dalam membangun budaya sadar risiko sebagai fondasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....