MPLS SMPN 2 Mataram Utamakan Pengenalan Budaya dan Lingkungan Sekolah

  • 22 Jul 2026 16:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Mataram tahun ini tidak hanya diisi materi penguatan karakter, tetapi juga difokuskan untuk membantu peserta didik baru mengenali lingkungan sekolah sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan yang baru.

Plt. Kepala SMP Negeri 2 Mataram, Ni Nengah Sri Swathi, mengatakan sekolah sengaja memprioritaskan pengenalan lingkungan dan budaya sekolah agar peserta didik dapat beradaptasi lebih cepat sebelum menerima materi dari narasumber eksternal.

"Kami ingin anak-anak terlebih dahulu memahami lingkungan sekolah. Mereka harus tahu ruang guru, tata usaha, perpustakaan, ruang BK, toilet, dan fasilitas lainnya agar merasa lebih nyaman ketika mulai belajar," jelasnya, Rabu 22 Juli 2026.

Menurut Sri Swathi, pengenalan lingkungan sekolah menjadi kebutuhan utama pada masa transisi dari sekolah dasar ke jenjang SMP. Dengan memahami tata letak fasilitas dan mengenal warga sekolah, peserta didik diharapkan lebih percaya diri dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Meski tidak menghadirkan narasumber dari luar selama MPLS, sekolah tetap memberikan materi mengenai pencegahan perundungan, etika pergaulan, hingga strategi belajar efektif. Seluruh materi tersebut disampaikan oleh guru-guru internal yang telah mendapatkan pembekalan sebelumnya.

"Materi tentang bullying, etika, dan belajar efektif tetap kami berikan. Hanya saja yang menyampaikan adalah guru-guru kami sendiri karena mereka sudah mendapatkan pelatihan," terangnya.

Ia menjelaskan, pendekatan tersebut dipilih agar waktu MPLS lebih banyak dimanfaatkan untuk membangun kedekatan antara peserta didik dengan lingkungan sekolah. Setelah siswa mulai beradaptasi, barulah berbagai program kolaborasi bersama instansi luar dijalankan dalam kegiatan pembelajaran berikutnya.

Sri Swathi menambahkan, SMPN 2 Mataram selama ini telah menjalin kerja sama dengan DP3A, BNN, dan Kepolisian untuk memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai perlindungan anak, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga pembentukan karakter.

"Kolaborasi dengan instansi luar tetap kami lakukan, tetapi tidak semuanya kami masukkan pada saat MPLS karena kami ingin anak-anak fokus mengenal lingkungan sekolah terlebih dahulu," tuturnya.

Melalui pola tersebut, SMPN 2 Mataram berharap peserta didik baru dapat menjalani proses adaptasi secara bertahap sekaligus memiliki bekal karakter yang kuat untuk mengikuti proses pendidikan selama tiga tahun ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....