Australia Perkuat Diplomasi Budaya dalam Event Gig on the Green Mataram

  • 19 Jul 2026 11:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Konsulat Jenderal Australia di Bali kembali memperkuat hubungan masyarakat Indonesia dan Australia melalui kegiatan bertajuk Gig on the Green (GoG) Mataram yang digelar di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok Barat, Sabtu 18 Juli 2026.

Event ini menghadirkan suasana santai yang memadukan pertunjukan musik Australia dan Indonesia, kuliner, sekaligus menjadi ajang berkumpul para alumni yang mendapatkan beasiswa sekolah Australia di Nusa Tenggara Barat (NTB). Melalui kegiatan ini, Pemerintah Australia ingin mempererat hubungan antarmasyarakat atau people-to-people connection yang selama ini menjadi salah satu fondasi kerja sama kedua negara.

Konsulat-Jenderal Australia Bali menjelaskan bahwa Gig on the Green merupakan festival musik mini yang dirancang untuk mempertemukan alumni Australia, mitra kerja sama, serta berbagai kalangan masyarakat dalam suasana yang lebih akrab dan informal. Selain menikmati pertunjukan musik, para tamu undangan juga berkesempatan memperluas jejaring dan bertukar pengalaman, khususnya terkait pendidikan, budaya, serta peluang kolaborasi antara Australia dan Indonesia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari diplomasi publik Australia yang selama ini tidak hanya berfokus pada hubungan antar pemerintah, tetapi juga membangun kedekatan melalui pendidikan, seni, budaya, dan interaksi langsung dengan masyarakat. NTB sendiri memiliki hubungan yang cukup erat dengan Australia. Sejumlah mahasiswa asal daerah ini telah menempuh pendidikan di berbagai universitas Australia melalui berbagai program beasiswa, termasuk Australia Awards. Kehadiran para alumni dinilai menjadi jembatan penting dalam memperkuat hubungan kedua negara di tingkat lokal.

Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, menyampaikan bahwa event ini diharapkan bisa mempertemukan para alumni yang sangat ia banggakan.

"Acara ini ditujukan untuk para alumni terkoneksi kembali, dapat bertemu lintas sektor, lintas generasi,” ujarnya.

Ia sangat berterimakasih atas kontribusi para alumni yang berdampak baik bagi hubungan kedua negara. NTB memiliki sekitar 500an alumni penerima beasiswa Australia, dan sekitar 20an orang yang saat ini masih menempuh pendidikan di Negri Kangguru tersebut. Total sekitar 25.000 warga Indonesia yang belajar di Australia.

Dalam event ini menghadirkan entertainment musik yang disajikan oleh band lokal The Butterfly yang membawakan lagu-lagu seperti Sahabat Sejati dari Sheila On 7 yang menambah susana haru sekaligus antusias dari para alumni. Hadir juga Band Asal Australia, The Brrr, yang menghibur dengan musik edgy mereka, serta terakhir penampilan memukau Inggid Wakano penyanyi berprestasi dengan suara merdu asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikenal luas setelah keluar sebagai juara pertama dalam ajang pencarian bakat RRI Nusantara Idol tingkat nasional pada Agustus 2014 di Kupang, juara Bintang Radio RRI 2016 dan finalis Rising Star Indonesia tahun 2018, penampilannya semakin menambah hangat suasana, dengan membawakan lagu-lagu seperti Take Me Home, Country Roads dari John Denver hingga Tabola Bale yang membuat acara semakin seru.

Selain hiburan musik, ada immersive photobooth, face painting, food bazaar yang juga menyajikan BBQ ala Australia, serta UMKM dari para alumni. Salah satu alumni yang hadir, Rahmawati, Alumni asal Lombok Barat peraih beasiswa Australia Awards tahun 2015 di Adelaide, Australia Selatan, mengungkapkan sangat bahagia bisa berkumpul kembali, menikmati musik, dan berbagi cerita.

"Beruntung dengan adanya reuni alumni ini, mengobati rasa kangen, harapannya semoga hubungan Australia dan Indonesia memberikan banyak program kerjasama, khususnya dalam bidang pendidikan," ujarnya.

Melalui kegiatan seperti Gig on the Green yang pertama kali diadakan di Mataram, Australia berharap dapat terus memperkuat kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan dengan Indonesia. Tidak hanya melalui jalur diplomatik formal, tetapi juga melalui pertukaran budaya, pendidikan, dan jejaring masyarakat yang semakin erat. Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, Gig on the Green Mataram menjadi bukti bahwa musik dan budaya mampu menjadi bahasa universal yang mendekatkan masyarakat dari dua negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....