Dikpora NTB Libatkan Puluhan Mahasiswa Rumuskan Arah Kebijakan Kepemudaan

  • 30 Jun 2026 19:08 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat melibatkan 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta dalam Focus Group Discussion (FGD) Suara Muda NTB sebagai upaya menyusun arah kebijakan kepemudaan yang lebih inklusif dan sesuai kebutuhan generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) NTB, Kamis 25 Juni 2026, digagas Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB bekerja sama dengan Bakti Nusa Tenggara Barat (BNTB).

Kepala Dinas Dikpora NTB, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., mengatakan pemuda merupakan penentu masa depan bangsa sehingga keterlibatan mereka dalam proses penyusunan kebijakan menjadi sangat penting.

Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa berbagai perubahan besar di Indonesia lahir dari gagasan dan gerakan kaum muda. Karena itu, pemerintah perlu membuka ruang dialog agar aspirasi generasi muda dapat menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah.

"Berbicara tentang pemuda berarti berbicara tentang masa depan bangsa. Sejarah menunjukkan bahwa bangsa ini dibangun oleh pemikiran dan perjuangan kaum muda," ujarnya.

Ketua BNTB, Sapoan Azizi, mengatakan pemuda saat ini dituntut menjadi katalisator perubahan di tengah perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat.

FGD tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, mulai dari pendidikan, politik, kepemudaan hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). Seluruh peserta juga diberikan ruang menyampaikan gagasan dan rekomendasi terkait pengembangan kepemudaan di NTB.

Melalui forum ini, Dikpora NTB berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi referensi dalam menyusun kebijakan kepemudaan yang adaptif, progresif, dan mampu menjawab tantangan generasi muda di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....