Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia Jadi Fokus Balai Bahasa NTB di Sumbawa
- 30 Jun 2026 19:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa Barat – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi aparatur Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti 50 perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) itu bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, khususnya pada tata naskah dinas dan penggunaan bahasa di ruang publik.
Kegiatan menghadirkan Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB Arie Andrasyah Isa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Hairul, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Syaifuddin, serta Calon Penyuluh Bahasa Balai Bahasa Provinsi NTB Lentera Nurani Setra sebagai narasumber.
Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andrasyah Isa, menegaskan bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi identitas, jati diri, sekaligus pemersatu bangsa. Menurutnya, meskipun NTB memiliki keragaman bahasa daerah seperti Sasak, Samawa, dan Mbojo, penggunaan bahasa Indonesia harus tetap diutamakan sesuai semboyan kebahasaan, yakni Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing.
Ia mengatakan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menghadirkan penggunaan bahasa Indonesia yang bermartabat, baik dalam administrasi pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Materi yang diberikan kepada peserta meliputi penyusunan tata naskah dinas sesuai kaidah bahasa Indonesia, penggunaan istilah yang tepat, penerapan ejaan yang benar, hingga pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Hairul, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kemampuan menyusun surat dinas dengan bahasa Indonesia yang baik akan meningkatkan efektivitas komunikasi di lingkungan pemerintahan.
"Wibawa instansi ditentukan salah satunya oleh bagaimana staf berkomunikasi, apalagi komunikasi resmi melalui bahasa tulis," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi NTB berharap aparatur pemerintah dapat menjadi penggerak penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di masing-masing instansi sehingga kualitas pelayanan publik semakin meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....