Balai Bahasa NTB Dukung Peluncuran Buku Muatan Lokal Bahasa Sasak di Lombok Tengah
- 28 Jun 2026 19:28 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendukung upaya pelestarian bahasa daerah melalui peluncuran buku muatan lokal "Berajah Base Sasak" yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan bertema Penguatan Identitas Budaya Sasak melalui Pendekatan Pembelajaran.
Balai Bahasa Provinsi NTB diwakili oleh Widyabasa Ahli Muda, Ni Made Yudiastini. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam memperkuat pelestarian bahasa Sasak melalui dunia pendidikan.
Menurut Ni Made Yudiastini, penggunaan bahasa daerah sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap bahasa ibu sejak usia dini.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah H.M. Nursiah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah Idham Khalid, Ketua PGRI Lombok Tengah, pengawas sekolah dasar, guru SD se-Kabupaten Lombok Tengah, perwakilan Penerbit Airlangga Wilayah Nusa Tenggara, serta sejumlah narasumber.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Tengah H.M. Nursiah menegaskan pentingnya mengenalkan bahasa Sasak kepada anak-anak sejak dini agar identitas budaya daerah tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang mendalam akan membuat proses belajar bahasa ibu menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Peluncuran buku "Berajah Base Sasak" diharapkan menjadi salah satu sarana pembelajaran yang dapat dimanfaatkan guru dalam mengajarkan bahasa daerah di sekolah dasar. Kehadiran buku tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga menggunakan bahasa Sasak sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui pengenalan nilai-nilai budaya lokal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, PGRI, penerbit, Balai Bahasa Provinsi NTB, serta para tenaga pendidik dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya Sasak. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelestarian bahasa ibu sekaligus mendukung implementasi pendidikan berbasis budaya di Kabupaten Lombok Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....