Selamat Tinggal Nama Wilayah, SD Negeri di Mataram Gunakan Satu Identitas

  • 27 Jun 2026 17:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pendidikan resmi memberlakukan perubahan nama seluruh Sekolah Dasar (SD) negeri bertepatan dengan dimulainya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut menghapus penggunaan nama wilayah seperti Ampenan, Cakranegara, Sekarbela, Sandubaya, Selaparang, dan Mataram pada nama sekolah, kemudian menggantinya dengan penomoran berdasarkan urutan tahun berdiri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H. Yusuf, menjelaskan perubahan itu dilakukan untuk menyatukan identitas seluruh SD negeri di Kota Mataram. Dengan kebijakan tersebut, seluruh sekolah kini menggunakan nama SD Negeri 1 Mataram hingga SD Negeri 142 Mataram, sesuai usia pendirian masing-masing sekolah.

"Perubahan nama SD ini kami lakukan untuk menciptakan keseragaman sekaligus menyesuaikan identitas sekolah di seluruh kecamatan. Tidak ada lagi penyebutan SD 2 Cakranegara atau SD 2 Ampenan, yang ada hanya SD Negeri Mataram sesuai urutan tahun berdiri," ujarnya, Sabtu 27 Juni 2026.

Menurut Yusuf, kebijakan tersebut juga bertujuan menghilangkan sekat kewilayahan antar-kecamatan sehingga seluruh sekolah negeri memiliki identitas yang sama sebagai bagian dari Kota Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Perubahan nama ini akan mempermudah administrasi pendidikan sekaligus memperkuat citra sekolah negeri di bawah satu identitas kota," kata Yusuf menambahkan..

Perubahan nama itu telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) dan mulai diterapkan bersamaan dengan pelaksanaan SPMB 2026/2027. Salah satu perubahan yang telah berlaku adalah SD Negeri 15 Mataram yang kini berganti nama menjadi SD Negeri 49 Mataram.

Sementara itu, SD Negeri 1 Mataram yang berada di Jalan Bugenvil ditetapkan sebagai sekolah dasar negeri tertua di Kota Mataram berdasarkan urutan tahun berdiri.

"Saat ini terdapat 142 SD negeri yang tersebar di enam kecamatan di Kota Mataram dan seluruhnya akan menggunakan sistem penamaan baru," ujarnya merinci.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....