Cegah Konflik Kepentingan, UIN Mataram Larangan Pemberian Hadiah kepada Dosen
- 11 Jun 2026 18:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan kampus telah melarang mahasiswa membawa makanan, minuman, maupun hadiah kepada dosen sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya integritas di lingkungan perguruan tinggi. Kebijakan tersebut telah dituangkan dalam edaran resmi kampus dan menjadi bagian dari komitmen UIN Mataram sebagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Program Integritas Ekosistem Perguruan Tinggi Negeri (PI-PTN).
“Sudah tidak boleh membawa makanan atau bingkisan. Itu sudah kami edarkan,” ujarnya, Kamis 11 Juni 2026.
Prof. Masnun mengaku masih menemukan fenomena mahasiswa yang membawa buket bunga atau bentuk pemberian lainnya kepada dosen, terutama pada momen ujian dan penyelesaian studi.
Menurutnya, tradisi tersebut perlu dihentikan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru maupun potensi konflik kepentingan dalam hubungan akademik.
Ia menegaskan penghargaan kepada dosen tidak perlu diwujudkan dalam bentuk hadiah ataupun pemberian materi.
Sebaliknya, mahasiswa diminta menunjukkan rasa hormat melalui prestasi akademik, sikap jujur, dan kepatuhan terhadap aturan kampus.
Prof. Masnun mengatakan penguatan integritas menjadi salah satu fokus utama UIN Mataram. Karena itu, kampus secara rutin melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh sivitas akademika terkait pencegahan gratifikasi dan konflik kepentingan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses akademik berjalan secara profesional tanpa ada perlakuan khusus,” katanya.
Ia berharap budaya integritas yang dibangun di lingkungan kampus dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....