Kemendikdasmen Dorong Budaya Sekolah Aman dan Humanis
- 30 Mei 2026 11:02 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan humanis melalui seminar bertema “Budaya Sekolah Aman dan Nyaman dalam Rangka Penguatan Karakter dan Perlindungan Murid di Sekolah”.
Kegiatan yang digelar secara hibrida di Jakarta tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai momentum penguatan arah kebijakan pendidikan yang lebih berpihak pada peserta didik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pembangunan budaya sekolah aman dan nyaman tidak hanya berkaitan dengan aturan administratif, tetapi merupakan gerakan bersama untuk menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi.
“Budaya sekolah yang aman dan nyaman bukan soal sanksi, tetapi bagaimana guru dan murid dapat saling mendengar dan saling menguatkan,” ujar Menteri Mu’ti dalam keterangan rilis, Senin 25 Mei 2026.
Ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang memungkinkan setiap murid tumbuh sesuai bakat dan minatnya tanpa tekanan maupun diskriminasi. Pendekatan disiplin di sekolah, menurutnya, perlu bergeser dari pola hukuman menuju pemahaman terhadap latar belakang perilaku siswa.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan inklusif.
Sementara itu, CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurniawaty Ukkar, menekankan pentingnya perubahan budaya sekolah yang dimulai dari sikap orang dewasa di lingkungan pendidikan, termasuk guru dan orang tua.
Seminar ini juga memperkuat implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, dengan melibatkan lebih dari 100 peserta langsung dan 5.000 peserta daring dari berbagai daerah di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....