UIN Mataram Targetkan Izin Operasional FKIK Rampung 2026

  • 18 Mei 2026 18:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – UIN Mataram terus mematangkan persiapan pendirian Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan tinggi di bidang kesehatan. Langkah tersebut ditandai dengan percepatan penyusunan dan penyempurnaan borang izin operasional yang ditargetkan rampung pada Juli 2026.

Arahan percepatan pendirian FKIK disampaikan Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir. Tindak lanjutnya dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Adi Fadli, bersama Tim Kedokteran UIN Mataram pada Rabu 12 Mei 2026.

Dalam rapat tersebut, tim membahas berbagai aspek strategis yang menjadi syarat pengajuan izin operasional fakultas baru. Pembahasan mencakup kesiapan dokumen akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga pemenuhan standar yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Prof. Adi Fadli mengatakan UIN Mataram optimistis FKIK dapat segera terealisasi dan memperoleh Surat Keputusan pendirian pada akhir tahun 2026. Menurutnya, seluruh tim terus bergerak memastikan setiap persyaratan dapat dipenuhi secara maksimal.

“Ini merupakan ikhtiar besar UIN Mataram dalam memperluas kontribusi pendidikan tinggi Islam, khususnya di bidang kesehatan dan kedokteran. Kami terus bergerak memastikan seluruh persyaratan terpenuhi secara maksimal,” terangnya.

Ia menjelaskan, kehadiran FKIK diharapkan mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia kesehatan yang profesional dan berintegritas. Selain itu, fakultas tersebut juga diproyeksikan memiliki fondasi keislaman yang kuat dalam pengembangan keilmuan dan layanan kesehatan.

Pendirian FKIK menjadi bagian dari transformasi kelembagaan UIN Mataram menuju perguruan tinggi yang unggul dan kompetitif. Fakultas baru tersebut juga diharapkan berkembang menjadi pusat pengembangan riset kesehatan berbasis nilai moderasi dan kemanusiaan.

Rapat koordinasi berlangsung produktif dengan melibatkan seluruh tim pendirian fakultas. Berbagai langkah percepatan terus dimatangkan agar proses pengajuan izin operasional berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....