SMKPP Mataram Perkuat Link and Match, UKK Digelar Langsung di Industri

  • 24 Apr 2026 14:53 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - SMKPP Negeri Mataram terus memperkuat konsep link and match antara pendidikan dan dunia industri. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang sebagian besar dilakukan langsung di lokasi industri.

Kepala SMKPP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si., menyebut langkah tersebut menjadi strategi sekolah dalam memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan. Selain itu, siswa juga mendapatkan pengalaman kerja nyata sebelum lulus.

“Kegiatan UKK ini sebagian berada di industri, seperti agribisnis ternak unggas yang langsung dilakukan di perusahaan peternakan di Suranadi,” terangnya, Jumat 24 April 2026.

Ia menjelaskan, pelaksanaan UKK melibatkan berbagai mitra industri di Lombok Barat dan sekitarnya. Mulai dari sektor peternakan, perikanan, hingga hortikultura.

Siswa diuji langsung oleh praktisi industri yang berpengalaman di bidangnya. Hal ini membuat proses evaluasi menjadi lebih objektif dan sesuai kebutuhan pasar kerja.

“Pengujinya langsung dari dunia usaha dan industri, bahkan ada yang langsung dari direktur perusahaan,” jelasnya.

Beberapa lokasi industri yang digunakan antara lain perusahaan peternakan unggas, balai benih ikan, hingga kebun tanaman cokelat. Setiap kompetensi keahlian disesuaikan dengan tempat praktik terbaik.

Sementara itu, beberapa kompetensi tetap dilaksanakan di sekolah karena fasilitas laboratorium yang memadai. Hal ini menunjukkan kesiapan sarana pendidikan di SMKPP.

“Untuk kompetensi yang membutuhkan alat laboratorium lengkap, pelaksanaan dilakukan di sekolah karena fasilitas kami sudah memadai,” ujar Sugiarta.

Sugiarta mengungkapkan, sebanyak delapan kompetensi keahlian terlibat dalam UKK tahun ini. Lima di antaranya dilaksanakan di industri, sementara tiga lainnya di sekolah.

Pendekatan ini dinilai efektif dalam membentuk karakter kerja siswa. Mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.

“Ini menjadi bagian dari upaya kami agar siswa benar-benar siap menghadapi dunia kerja,” tegasnya.

Ke depan, sekolah menargetkan seluruh pelaksanaan UKK dapat dilakukan di industri. Hal ini sebagai bentuk peningkatan kualitas pendidikan vokasi.

Selain itu, sekolah juga tengah mempersiapkan pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....