Suara Karya Siswa Lembar, Ruang Ekspresi Tak Pernah Usang
- 15 Apr 2026 07:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kreativitas pelajar kembali menemukan panggungnya melalui “Suara Karya”, pameran seni rupa yang digagas oleh siswa SMAN 1 Lembar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat berkarya generasi muda terus tumbuh, menghadirkan karya-karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat makna.
Sebanyak 190 karya siswa akan dipamerkan dalam kegiatan yang berlangsung pada 16 hingga 19 April 2026 di Taman Budaya. Beragam karya tersebut mencerminkan eksplorasi ide, emosi, serta sudut pandang siswa terhadap kehidupan di sekitarnya. Mulai dari lukisan hingga karya visual lainnya, semuanya menjadi representasi suara hati para pelajar.
Ketua panitia, Septi Budi Ramadhani, menyampaikan bahwa pameran tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri. Untuk pertama kalinya, karya siswa kelas XII turut ditampilkan sebagai bagian dari perjalanan akhir mereka di bangku sekolah. Hal ini menjadi momentum penting sekaligus bentuk apresiasi atas proses panjang yang telah mereka lalui.
Di sisi lain, pembina pameran menuturkan bahwa kegiatan ini telah dimulai sejak tahun 2017 dan kini memasuki tahun ke-9 penyelenggaraan. Konsistensi ini menunjukkan bahwa ruang seni di lingkungan sekolah terus hidup dan berkembang, melahirkan beragam kreasi dari tahun ke tahun.
Sementara itu, Dosen dan Kurator Seni Rupa, Sasih Gunalan, M.Sn., menegaskan bahwa seni memiliki nilai yang tidak lekang oleh waktu. Menurutnya, setiap karya akan selalu menemukan tempat dan maknanya sendiri di hati penikmatnya.
“Seni tidak pernah kadaluarsa. Ia akan selalu relevan, tergantung bagaimana kita memaknainya,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pameran, “Suara Karya” menjadi ruang dialog antara karya dan penikmat. Ia mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat bagaimana generasi muda berpikir, merasakan, dan mengekspresikan diri melalui seni.
Dengan semangat kolaborasi dan keberanian berekspresi, pameran ini bukan hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga langkah nyata dalam membangun apresiasi terhadap seni sejak dini. Sebuah pengingat bahwa di balik setiap karya, selalu ada cerita yang layak didengar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....