Pelaksanaan TKA SMPN 15 Mataram Berjalan Lancar, Picu Motivasi Belajar Siswa

  • 14 Apr 2026 11:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMPN 15 Mataram berlangsung lancar dan tertib. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam evaluasi capaian pembelajaran siswa kelas IX di akhir masa studi.

Pelaksanaan TKA dilakukan secara bertahap dengan sistem berbasis komputer. Pihak sekolah memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Kepala SMPN 15 Mataram, Sri Wahyu Indriani mengungkapkan bahwa TKA dilaksanakan dengan maksimal dan berjala tanpa ada kendala yang berarti.

"Sejauh inis berjalan lancar, dan kami laksanakan dengan maksimal agar mendapatkan hasil yang memuaskan," ungkapnya, Selasa 14 April 2026

Waka Kurikulum SMPN 15 Mataram, Gusti Ayu Suartini Astuti juga menjelaskan bahwa sempat terjadi gangguan berupa pemadaman listrik saat pelaksanaan berlangsung. Namun, pihak sekolah memastikan kondisi tersebut dapat segera diatasi sehingga tidak mengganggu jalannya ujian.

Menurutnya, pihak sekolah telah mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala teknis. Ia menegaskan bahwa sistem yang digunakan cukup stabil untuk mendukung pelaksanaan ujian berbasis komputer.

Selain itu, ia menyebut bahwa pengawasan selama pelaksanaan TKA dilakukan secara ketat dan berlapis. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas dan ketertiban selama ujian berlangsung.

Gusti Ayu menjelaskan bahwa siswa diwajibkan hadir lebih awal sebelum ujian dimulai. Ia mengatakan langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh peserta siap mengikuti ujian tepat waktu.

Ia juga menuturkan bahwa proses absensi dilakukan sebelum siswa memasuki ruang ujian. Setelah itu, siswa diarahkan ke laboratorium untuk melaksanakan tes sesuai jadwal.

Selain pengawasan internal, ia menyebut adanya pengawas silang yang turut memastikan jalannya ujian. Menurutnya, sistem ini mampu meningkatkan objektivitas pelaksanaan TKA.

Setelah ujian selesai, siswa diarahkan ke ruang transit yang telah disediakan. Ia menjelaskan bahwa ruang tersebut digunakan untuk memantau kondisi siswa sekaligus melakukan evaluasi awal.

“Kami juga menanyakan langsung kepada siswa bagaimana tingkat kesulitan soal,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan respons siswa, mata pelajaran matematika masih menjadi tantangan. Sementara itu, untuk Bahasa Indonesia dinilai relatif lebih mudah oleh sebagian besar siswa.

Menurut Waka Kurikulum, pelaksanaan TKA tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur akademik. Ia menilai kegiatan ini juga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.

“Anak-anak merasa punya tanggung jawab karena hasilnya akan berdampak pada rapor sekolah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa hasil TKA dijadwalkan akan diumumkan pada bulan Mei. Dengan pelaksanaan yang lancar, pihak sekolah berharap hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi yang objektif bagi siswa maupun sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....