Ingin Umur Panjang? Simak Studi Terbaru Para Peneliti

  • 28 Feb 2026 15:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sebuah Studi baru yang diterbitkan oleh Science.org menunjukkan bahwa 50% umur panjang dipengaruhi oleh faktor genetik. Penelitian sebelumnya hanya memperkirakan di angka sekitar 10-30%. Hal ini bisa diartikan, bahwa faktor warisan genetik memainkan peran besar dalam hidup panjang seseorang.

Perolehan angka yang tinggi ini dengan cara memisahkan kematian akibat faktor internal seperti penyakit terkait usia, dengan faktor eksternal seperti kecelakaan, dll. Umur panjang sering dikaitkan dengan pola gaya hidup sehat, mulai dari konsumsi makanan bergizi, pola tidur yang berkualitas hingga rutin berolahraga. Namun, dalam studi terbaru ini, faktor genetik juga memiliki peran yang besar.

Meskipun genetik seseorang mengambil peran yang cukup besar dan signifikan, namun 50% sisanya sangat ditentukan oleh perilaku kehidupan sehari-hari. Gen cenderung melihat potensi yang lebih banyak, namun lingkungan menentukan hasil akhirnya.

Dalam studi terbaru ini bisa diartikan bahwa harapan hidup seorang manusia kemungkinan sudah ditentukan secara genetis. Asumsi umum selama ini banyak yang ingin umur panjang biasanya disarankan dengan berolahraga teratur dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Untuk menentukan hasil dalam penelitian ini menggunakan rumus matematika yang dirancang secara cermat untuk mengukur faktor ekstrensik. Sedangkan pada penelitian sebelumnya hanya menggunakan metode statistik yang masih belum menghitung faktor pengaruh dari luar.

Pada umumnya, dari tahun ke tahun para peneliti menggunakan orang kembar dalam mencari pewarisan berbagai sifat manusia. Penelitian meliputi analisis korelasi antara genetika dan rentang hidup pada setiap pasangan kembar, kemudian dibandingkan kecocokannya pada setiap banyak pasangan.

Dalam studi terbaru ini menhasilkan angka estimasi 50% bukan berarti seseorang akan berumur panjang atau sebaliknya, studi ini merupakan koreksi dari pandangan sebelumnya yang menganggap bahwa faktor lingkungan jauh lebih dominan.

Penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa untuk mencapai umur panjang, faktor genetik yang berasal dari orang tua, bekerja selaras dengan gaya hidup sehat dan lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, para peneliti berharap agar tetap mengoptimalkan gaya hidup yang sehat dan menyadari pentingnya selama hidup berada di lingkungan yang juga sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....