UIN Mataram dan INTI NTB Gelar Donor Darah, Ribuan Warga Terlibat
- 15 Feb 2026 23:12 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Ribuan warga memadati area Mall Epicentrum Mataram pada Minggu 15 Februari 2026 dalam kegiatan donor darah bertajuk Donor Darah Kebangsaan. Kegiatan sosial tersebut digelar sebagai momentum menyambut perayaan Imlek sekaligus menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Sejak pagi, masyarakat dari berbagai latar belakang tampak antusias mengikuti tahapan registrasi hingga proses pengambilan darah. Tidak hanya mahasiswa, sejumlah pengunjung pusat perbelanjaan yang awalnya datang untuk beraktivitas akhir pekan turut memutuskan menjadi pendonor setelah mendapatkan penjelasan dari panitia dan tenaga kesehatan.
Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., yang hadir membuka kegiatan menyampaikan bahwa donor darah merupakan wujud konkret kepedulian sosial yang melampaui sekat perbedaan. Ia menilai momentum Imlek dan Ramadhan sama-sama mengajarkan nilai berbagi dan empati, sehingga kolaborasi kemanusiaan seperti ini menjadi ruang perjumpaan yang menyatukan masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama sejumlah pihak, antara lain UIN Mataram, INTI NTB, RSUD, RSUP, serta PMI Lombok Barat. Kolaborasi ini difokuskan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Nusa Tenggara Barat yang secara berkala membutuhkan suplai stabil untuk pelayanan medis.
Tim medis dari rumah sakit yang terlibat memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar kesehatan. Selain proses donor, panitia juga memberikan edukasi mengenai pentingnya donor darah rutin, baik untuk membantu pasien yang membutuhkan maupun untuk menjaga kesehatan pendonor.
Keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan relawan mahasiswa turut memperkuat pesan toleransi dalam kegiatan tersebut. Momentum lintas perayaan keagamaan dinilai menjadi simbol harmonisasi sosial di tengah keberagaman masyarakat NTB.
Tingginya partisipasi publik dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial masih menjadi fondasi kuat kehidupan bermasyarakat. Selain berdampak pada aspek kesehatan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarkomunitas melalui aksi nyata yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....