SMKN 4 Mataram Dapat Apresiasi Penulis Jepang
- 09 Feb 2026 15:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - SMKN 4 Mataram mendapat apresiasi langsung dari Penulis novel Kastel Terpencil di Dalam Cermin, Mizuki Tsujimura asal Jepang setelah salah satu siswanya dinilai menghasilkan ulasan terbaik terhadap novel yang dibaca. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program literasi yang difasilitasi Japan Foundation.
Kepala Sekolah SMKN 4 Mataram, Iwan Supriady, menjelaskan kegiatan itu bermula dari program membaca dan mereviu novel karya penulis Jepang yang diikuti sejumlah sekolah. Siswa diminta membaca karya tersebut secara menyeluruh lalu menuliskan ulasan secara mandiri.
Menurut Iwan, dari banyaknya peserta yang terlibat, satu siswa SMKN 4 Mataram terpilih sebagai penulis review terbaik. Prestasi itu kemudian menjadi alasan kunjungan langsung penulis ke sekolah.
“Dari sekian banyak peserta yang mereviu novel tersebut, siswa kami dinilai terbaik. Karena itu penulisnya datang langsung untuk bertemu dan melihat proses pembelajaran di sini,” jelasnya, Senin 9 Februari 2026.
Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi pengalaman edukatif yang berharga bagi siswa. Interaksi langsung dengan penulis internasional dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar dan minat literasi.
Iwan menjelaskan kerja sama dengan Japan Foundation telah terjalin cukup lama, sekitar 15 hingga 20 tahun. Kolaborasi tersebut terus berkembang, termasuk melalui program pengiriman volunteer penutur asli Jepang.
“Program volunteer ini sudah masuk angkatan kedua dan sangat membantu pembelajaran bahasa Jepang di sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran volunteer memberikan dampak nyata terhadap semangat belajar siswa. Dalam beberapa bulan terakhir, antusiasme siswa terhadap bahasa Jepang disebut meningkat signifikan.
Ia menilai pembelajaran bersama penutur asli memberikan pengalaman berbeda dibanding metode konvensional. Siswa menjadi lebih percaya diri dan lebih aktif berkomunikasi.
“Ketika diajar langsung oleh penutur asli, motivasi belajar mereka meningkat dan penggunaan bahasa menjadi lebih natural,” paparnya
Selain penghargaan kepada siswa, sekolah dan guru juga menerima sertifikat apresiasi atas partisipasi dalam program literasi tersebut. Pengakuan itu dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan budaya baca di lingkungan sekolah.
Iwan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan diperluas. Ia menilai kerja sama internasional melalui literasi mampu memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membuka wawasan global bagi siswa SMKN 4 Mataram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....