Indonesia Dorong Kedaulatan Semikonduktor Lewat ISS 2026

  • 31 Jan 2026 17:53 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram — Indonesia mempertegas ambisi membangun ekosistem semikonduktor nasional melalui Indonesia Semiconductor Summit (ISS) 2026 yang digelar pada 29–30 Januari 2026. Forum ini berlangsung di ITB Innovation Park, Gedebage, Kota Bandung, dan mempertemukan pemerintah, akademisi, industri, serta mitra internasional.

ISS 2026 menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai semikonduktor global. Isu utama yang dibahas mencakup riset, pengembangan talenta, kesiapan industri, hingga konektivitas pasar internasional.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman menekankan pentingnya kolaborasi lintas-heliks antara pemerintah, kampus, dan industri. Menurutnya, riset tidak boleh berhenti di laboratorium, tetapi harus terhubung dengan kebutuhan nyata industri.

Fauzan menyebut talenta sebagai prasyarat utama bagi kedaulatan ekosistem semikonduktor nasional. Indonesia dinilai memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia, namun membutuhkan penataan fokus pengembangan.

“Berbagai peran dalam ekosistem semikonduktor itu mencakup desain, fabrikasi, assembly, packaging, hingga testing,” tutur Fauzan dalam keterangan resmi Kemendiktisaintek, Sabtu 31 Januari 2026.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan semikonduktor merupakan industri strategis yang menentukan ketahanan rantai pasok lintas sektor. Pemerintah, kata dia, mendorong penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir secara bertahap.

“Pengembangan industri semikonduktor nasional tidak bisa dilakukan secara instan,” ujar Agus.

Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menyoroti posisi semikonduktor dalam dinamika geopolitik dan kompetisi teknologi global. Indonesia didorong mengambil langkah realistis melalui penguatan kemampuan desain sebagai pintu masuk.

Arif juga menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk mempercepat penguatan kapasitas SDM dan akses ekosistem pendukung. Menurutnya, kolaborasi global menjadi faktor kunci di tengah fragmentasi rantai pasok dunia.

ISS 2026 juga menghadirkan pemangku kepentingan internasional seperti ERIA dan ADB, serta pelaku industri nasional. Forum ini membuka diskusi mengenai pembiayaan, transfer teknologi, dan praktik baik penguatan ekosistem semikonduktor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....