Penguatan Kompetensi Guru Dorong Kualitas Pembelajaran Madrasah

  • 29 Jan 2026 13:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Peningkatan mutu pembelajaran di MTsN 2 Mataram terus diarahkan melalui penguatan kompetensi guru. Upaya tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong kualitas pendidikan di madrasah.

Transformasi pembelajaran tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga kesiapan tenaga pendidik. Sekolah mendorong guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan metode dan teknologi pembelajaran.

Pelaksana Tugas Kepala MTsN 2 Mataram, Siti Hapsah menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru dilakukan secara bertahap. Program pelatihan dan pengembangan profesional menjadi bagian dari agenda internal madrasah.

Menurutnya, guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat agar mampu mengikuti dinamika pendidikan. Perubahan kurikulum dan pendekatan belajar menuntut kesiapan yang berkelanjutan.

“Guru tidak boleh berhenti belajar, karena tantangan pendidikan terus berubah,” tuturnya, Kamis 29 Januari 2026.

Ia menambahkan, forum diskusi dan berbagi praktik baik antar guru mulai rutin dilaksanakan. Kegiatan tersebut memberi ruang bagi pendidik untuk saling memperkaya strategi mengajar.

Selain pelatihan internal, guru juga didorong mengikuti kegiatan pengembangan di luar madrasah. Partisipasi dalam seminar dan lokakarya dinilai penting untuk memperluas wawasan.

Madrasah menilai peningkatan kompetensi guru akan berdampak langsung pada pengalaman belajar siswa. Pembelajaran yang variatif membuat siswa lebih aktif dan mudah memahami materi.

“Kalau gurunya kreatif, kelas jadi hidup dan anak-anak lebih semangat,” katanya.

Dukungan sarana pembelajaran juga terus diupayakan agar proses belajar berjalan optimal. Sekolah berusaha menyesuaikan fasilitas dengan kebutuhan pembelajaran modern.

Ia mengakui perubahan tidak selalu mudah bagi semua guru. Namun pendampingan dilakukan agar setiap pendidik bisa menyesuaikan diri secara bertahap.

Semangat kolaborasi di lingkungan madrasah disebut menjadi kekuatan utama dalam proses ini. Guru senior dan guru muda saling melengkapi dalam berbagi pengalaman.

Dengan penguatan kompetensi tersebut, pihak madrasah berharap kualitas pembelajaran semakin merata di setiap kelas. Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....