Riset Kampus Didorong Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

  • 27 Jan 2026 18:10 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram menempatkan riset dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab akademik. Kampus tidak ingin penelitian hanya berhenti sebagai laporan ilmiah, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata.

Rektor Undikma Mataram, Prof. Drs. Basuki Widodo, M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa setiap penelitian dosen diarahkan memiliki kontribusi langsung bagi lingkungan sekitar. Pendekatan ini menjadi kebijakan strategis agar kampus hadir sebagai solusi atas persoalan riil masyarakat.

“Setiap penelitian dan pengabdian harus ada dampaknya bagi masyarakat sekitar, bukan hanya sekadar laporan,” ujarnya, Selasa 27 Januari 2026.

Ia menuturkan bahwa mahasiswa juga dilibatkan dalam program pengabdian agar memiliki pengalaman langsung berinteraksi dengan masyarakat. Keterlibatan ini dinilai penting untuk membangun kepekaan sosial sekaligus keterampilan praktik.

Menurutnya, sejumlah program pengabdian difokuskan pada sektor ekonomi dan kesehatan masyarakat. Pendampingan UMKM dan upaya pencegahan stunting menjadi contoh kegiatan yang telah dijalankan.

“UMKM kita itu sebenarnya produknya bagus, hanya perlu didampingi dari sisi kemasan dan pemasaran agar lebih berdaya saing,” katanya.

Ia melihat potensi besar produk lokal untuk berkembang lebih luas. Dengan sentuhan desain kemasan dan strategi pemasaran yang tepat, produk UMKM dinilai mampu menembus pasar yang lebih besar.

Pendekatan riset berdampak ini juga memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat. Keberadaan perguruan tinggi diharapkan tidak terpisah dari kebutuhan lingkungan sekitarnya.

Ia menambahkan bahwa riset yang aplikatif memberi ruang kolaborasi lintas disiplin di dalam kampus. Dosen dari berbagai program studi dapat terlibat bersama dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Menurutnya, arah kebijakan ini sekaligus membangun budaya akademik yang lebih responsif. Kampus tidak hanya memproduksi ilmu, tetapi juga memastikan ilmu tersebut dapat diterapkan.

Dengan strategi tersebut, Prof. Basuki berharap kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah semakin terasa. Riset dan pengabdian masyarakat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....