Pembukaan Fakultas Kedokteran Masuk Agenda Strategis UIN Mataram

  • 21 Jan 2026 19:35 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menempatkan rencana pembukaan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari agenda strategis pengembangan institusi. Wacana ini disiapkan secara matang dan diposisikan sebagai program jangka panjang yang memerlukan kesiapan akademik, kelembagaan, dan regulasi secara menyeluruh.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran tidak bisa dilakukan secara cepat. Prosesnya harus mengikuti ketentuan nasional serta memperhatikan kapasitas institusi agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

“Kami tidak ingin terburu-buru, karena Fakultas Kedokteran memiliki standar yang sangat ketat dan tidak bisa disamakan dengan pembukaan fakultas lain,” jelasnya, Rabu 21 Januari 2026.

Prof. Masnun menjelaskan bahwa UIN Mataram telah memulai langkah awal melalui komunikasi dan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi pembina. Pendampingan tersebut diperlukan agar proses perencanaan berjalan sesuai koridor akademik dan regulasi yang berlaku.

“Perguruan tinggi pembina menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan pengembangan berjalan sesuai standar nasional,” katanya.

Selain itu, komunikasi dengan kementerian terkait juga terus dilakukan. Langkah ini ditempuh untuk memastikan kesiapan administratif, kelembagaan, serta arah kebijakan pengembangan fakultas baru tersebut.

Menurut Prof. Masnun, penyusunan kurikulum menjadi salah satu fokus utama dalam tahap awal persiapan. Kurikulum pendidikan kedokteran harus memenuhi standar nasional dan dirancang secara komprehensif sejak awal.

“Kurikulum kedokteran tidak bisa disusun seadanya, karena kualitas lulusan sangat ditentukan dari perencanaan akademik yang matang,” ucapnya.

Sumber daya manusia juga menjadi perhatian penting dalam rencana pembukaan Fakultas Kedokteran. Ketersediaan dosen dan tenaga pendidik dengan kompetensi sesuai bidang kedokteran dinilai sebagai prasyarat mutlak.

Ia menyebutkan bahwa UIN Mataram memiliki laboratorium terpadu yang dapat diproyeksikan sebagai laboratorium dasar. Fasilitas tersebut akan dioptimalkan dan dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan pendidikan kedokteran.

“Laboratorium yang ada akan kami sesuaikan dan kembangkan agar dapat menunjang proses pembelajaran secara optimal,” ujarnya.

Pendekatan kehati-hatian menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan persiapan. Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan harus menjadi prioritas utama dibandingkan kecepatan realisasi.

“Kami melangkah secara bertahap, realistis, dan terukur agar ketika Fakultas Kedokteran dibuka, semuanya benar-benar siap,” katanya.

Prof. Masnun juga menilai bahwa kehadiran Fakultas Kedokteran nantinya diharapkan dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Lulusan yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan, khususnya di daerah terpencil.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa rencana ini masih dalam proses persiapan yang terus dimatangkan. Setiap perkembangan akan disesuaikan dengan kesiapan institusi serta kebijakan pemerintah.

“Yang paling penting adalah kesiapan dan mutu, bukan sekadar cepat membuka,” ujarnya.

Dengan perencanaan yang matang dan pendekatan bertahap, UIN Mataram optimistis rencana pembukaan Fakultas Kedokteran dapat direalisasikan pada waktu yang tepat. Langkah ini diharapkan memperkuat peran UIN Mataram dalam pengembangan pendidikan tinggi dan kontribusi di bidang kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....