Banjir Bandang di Nigeria Tewaskan 115 Orang
- 31 Mei 2025 12:14 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Sedikitnya 115 orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang yang melanda Negara Bagian Niger, Nigeria bagian tengah. Otoritas setempat menyatakan korban kemungkinan bertambah karena sejumlah warga masih hilang.
Banjir besar ini terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam hingga Kamis pagi. Kota Mokwa yang menjadi pusat perdagangan di negara bagian itu terendam air.
Juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Negara Bagian Niger, Ibrahim Audu Husseini, menyatakan proses evakuasi masih terus berlangsung. Ia menyebut sebagian besar korban hanyut ke Sungai Niger.
"Kami telah menemukan 115 jenazah sejauh ini dan pencarian masih berlanjut," ujar Husseini, dikutip dari The Guardian, Sabtu (31/5/2025).
Lebih dari 3.000 rumah dilaporkan terendam dalam peristiwa ini. Ribuan warga terdampak dan kehilangan tempat tinggal.
Kota Mokwa berjarak sekitar 370 kilometer dari Abuja, ibu kota Nigeria. Kota ini dikenal sebagai jalur distribusi barang dengan lalu lintas truk dan pedagang yang padat.
Badan Meteorologi Nigeria sebelumnya telah memperingatkan potensi badai hebat di Abuja dan 14 negara bagian lainnya. Musim hujan di negara itu biasanya berlangsung dari April hingga Oktober.
Negara Bagian Niger merupakan yang terluas di Nigeria dan memiliki tiga bendungan utama: Kainji, Jebba, dan Shiroro. Ketiganya berperan penting dalam pasokan listrik nasional.
Daerah ini kerap dilanda banjir dalam beberapa tahun terakhir. Pada April lalu, air dari salah satu bendungan menghancurkan lebih dari 5.000 lahan pertanian di 30 desa, termasuk di Mokwa.
Tahun ini disebut sebagai kali keenam banjir besar melanda Niger. Sementara pada 2022, banjir di Nigeria menewaskan lebih dari 600 orang dan memaksa 1,4 juta warga mengungsi.
Para ahli memperingatkan bahwa perubahan iklim akan meningkatkan frekuensi bencana serupa. Pola cuaca ekstrem diperkirakan makin sering terjadi di sejumlah kawasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....