Bupati Najmul Akui Masih ada PR Besar di Usia ke-18 KLU
- 22 Jul 2026 06:38 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Memasuki usia ke-18, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengakui masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat menjadi tantangan yang harus dijawab dengan berbagai strategi inovatif agar pembangunan tetap berjalan.
Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, mengatakan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan, masih menjadi prioritas yang belum sepenuhnya dapat dituntaskan. Menurutnya, pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar sekitar Rp260 miliar berdampak langsung terhadap kemampuan daerah dalam membiayai berbagai proyek pembangunan.
"Kalau anggaran itu tidak dipangkas, tentu banyak jalan dan jembatan yang bisa kita bangun untuk masyarakat," ujar Najmul.
Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara memilih mencari terobosan agar pembangunan tidak terhenti. Salah satunya melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.
Selain itu, pemerintah daerah juga memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Dalam waktu dekat, Pemkab Lombok Utara dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Malang. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan digitalisasi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat pendapatan daerah.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Najmul menilai perjalanan Kabupaten Lombok Utara selama 18 tahun telah menghasilkan sejumlah kemajuan yang patut disyukuri.
"Salah satu indikatornya adalah penurunan angka kemiskinan yang sebelumnya mencapai sekitar 43,20 persen, dan kini berada di kisaran 20 persen," jelasnya.
Tidak hanya itu, Lombok Utara juga berhasil keluar dari status daerah tertinggal. Pemerintah daerah juga mencatat penurunan angka stunting yang cukup signifikan serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Menurut Najmul, berbagai capaian tersebut menjadi modal penting bagi Lombok Utara untuk terus melangkah menuju daerah yang lebih maju, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Pada momentum Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Lombok Utara, Najmul juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran yang membangun demi kemajuan Lombok Utara.
"Kami ingin masyarakat terus memberikan masukan. Apa yang menjadi harapan masyarakat akan kami dengarkan dan menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan yang terbaik bagi Lombok Utara," katanya.
Momentum peringatan hari jadi ke-18 ini pun menjadi titik evaluasi sekaligus penguatan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif. Dengan mengandalkan inovasi, kolaborasi, dan partisipasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara optimistis mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....