Sensus Ekonomi 2026, BPS Lombok Utara Libatkan 281 Petugas
- 29 Jun 2026 19:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Utara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai upaya menghadirkan data ekonomi yang akurat dan menyeluruh untuk mendukung arah pembangunan daerah. Mengusung tema "Data Lengkap, Ekonomi Kuat, Lombok Utara Hebat", kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pendataan seluruh aktivitas usaha di Kabupaten Lombok Utara.
Peluncuran Sensus Ekonomi berlangsung meriah dan dihadiri Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., Ketua DPRD Agus Jasmani, Ketua TP PKK Hj. Rohani Najmul Akhyar, Sekretaris Daerah H. Shabudin, M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta berbagai elemen masyarakat.
Kepala BPS Kabupaten Lombok Utara, Isa, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan secara nasional setelah penyelenggaraan pada tahun 1986, 1996, 2006, dan 2016.
Untuk menyukseskan pelaksanaan di Lombok Utara, BPS mengerahkan sebanyak 281 petugas yang terdiri atas 33 pengawas lapangan dan 248 Petugas Pendata Lapangan (PPL). Seluruh petugas telah disebar ke setiap kecamatan, desa hingga tingkat RT guna melakukan pendataan secara menyeluruh.
"Sebelum terjun ke lapangan, kami telah melatih mereka selama enam hari melalui metode daring maupun tatap muka, termasuk praktik lapangan. Hari ini memasuki hari ketujuh pelaksanaan sensus yang ditargetkan berlangsung sekitar dua setengah bulan," ujar Isa.
Menurutnya, cakupan pendataan pada Sensus Ekonomi 2026 meliputi seluruh jenis usaha, mulai dari usaha besar, menengah, kecil, mikro hingga usaha berbasis digital. Pendataan dilakukan untuk memastikan tidak ada satu pun unit usaha yang terlewat.
Isa mengatakan hasil sensus akan menjadi basis utama bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi. Melalui data tersebut pemerintah dapat mengetahui pertumbuhan ekonomi pada masing-masing sektor, persebaran aktivitas usaha hingga karakteristik pelaku usaha di setiap wilayah.
"Hasil pengolahan data akan dipublikasikan pada tahun 2027 dan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Utara," katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta mengedepankan semangat bekerja keras, ikhlas, cerdas, dan tuntas sehingga menghasilkan data yang berkualitas.
Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lombok Utara ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026 sebelum memasuki tahapan pengolahan dan penyajian data pada tahun depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....