Bupati Najmul Tekankan Sinergi dan Dampak Ekonomi dalam Program MBG

  • 12 Apr 2026 22:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara- Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menegaskan pentingnya transparansi, sinergi lintas sektor, dan penguatan dampak ekonomi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Utara.

Hal tersebut disampaikan Najmul saat memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) MBG yang digelar di Aula Kantor Bupati, Selasa 7 April 2026, didampingi Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri serta dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, kepala OPD, camat, dan mitra pelaksana.

Dalam arahannya, Najmul menekankan bahwa program MBG harus dipandang lebih luas, tidak hanya sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal.

Ia menilai, keterlibatan berbagai sektor menjadi kunci agar program ini dapat berjalan optimal. Pemerintah daerah, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelaksanaan program sesuai dengan arahan pemerintah pusat, sekaligus menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah.

“Program ini harus kita kawal bersama. Bukan hanya soal distribusi makanan bergizi, tetapi bagaimana program ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Najmul juga menyoroti pentingnya tata kelola yang baik, termasuk keterbukaan informasi kepada publik. Transparansi dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa program MBG harus mampu memberdayakan potensi lokal. Pelaku UMKM, petani, peternak, hingga nelayan diharapkan dapat terlibat aktif dalam rantai pasok program, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas.

“Ini peluang besar bagi daerah. Kita ingin perputaran ekonomi terjadi di Lombok Utara, dengan melibatkan pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Selain itu, Najmul turut menyinggung rencana pemerintah pusat terkait pembangunan sekolah rakyat yang akan menampung hingga 1.000 anak dari keluarga kurang mampu. Ia menilai program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut harus dilakukan secara selektif dan diawasi dengan ketat agar benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan.

Di akhir arahannya, Najmul menyampaikan optimisme bahwa melalui koordinasi yang solid dan komitmen bersama, program MBG dapat berjalan efektif serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal program tersebut agar mampu membawa Lombok Utara menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....