Kemiskinan Menyusut ke 20,74 Persen, Bupati Najmul Sebut IPM KLU Terus Meningkat

  • 30 Mar 2026 16:56 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara — Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar menegaskan bahwa penurunan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi indikator utama keberhasilan pembangunan di Kabupaten Lombok Utara sepanjang tahun 2025.

Hal tersebut disampaikannya saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD, Senin 30 Maret 2026.

Menurut Najmul, tren penurunan angka kemiskinan menunjukkan bahwa berbagai program intervensi pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, angka kemiskinan kita terus menunjukkan tren menurun. Dari 25,80 persen pada 2023, turun menjadi 23,96 persen di 2024, dan kembali menurun ke angka 20,74 persen pada 2025. Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri bersama,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi berbasis pariwisata, pertanian, serta pemberdayaan UMKM yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain itu, peningkatan kualitas hidup masyarakat juga tercermin dari kenaikan IPM. Najmul menyebut, IPM KLU mengalami peningkatan dari 68,64 pada 2024 menjadi 69,63 di tahun 2025.

“Peningkatan IPM ini menandakan adanya perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Ini menjadi indikator penting bahwa pembangunan yang kita jalankan mulai berdampak secara menyeluruh,” katanya.

Namun demikian, Najmul mengingatkan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk terus bekerja lebih optimal ke depan.

“Kita tidak boleh cepat puas. Masih ada tantangan besar yang harus kita hadapi, terutama dalam menekan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kualitas SDM agar lebih kompetitif,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga tren positif tersebut.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Oleh karena itu, sinergi harus terus kita perkuat agar program-program pembangunan semakin tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....