1.216 JCH Lombok Timur Masuk Daftar sementara Keberangkatan 2027

  • 08 Sep 2026 20:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Sebanyak 1.216 jemaah calon haji asal Kabupaten Lombok Timur tercatat sementara dalam daftar keberangkatan haji tahun 2027. Jumlah tersebut masih dapat berubah karena proses administrasi dan verifikasi data calon jemaah masih terus dilakukan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur, H. Makinuddin, mengatakan angka 1.216 jemaah tersebut merupakan data sementara yang menjadi dasar awal dalam persiapan keberangkatan. Dikatakannya, verifikasi dilakukan untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen masing-masing calon jemaah.

“Jumlah ini masih sementara, karena proses verifikasi dan pemutakhiran data masih berjalan untuk memastikan seluruh administrasi calon jemaah lengkap dan sesuai,” ujar H. Makinuddin, Selasa, 8 September 2026.

Selain verifikasi administrasi, sebagian calon jemaah mulai mempersiapkan dokumen perjalanan dengan mengurus paspor. Dokumen tersebut menjadi salah satu persyaratan penting yang perlu dipersiapkan sejak dini agar tidak menghambat tahapan pemberangkatan.

H. Makinuddin menjelaskan, pengurusan paspor dilakukan secara bertahap karena prosesnya menggunakan sistem daring. Hingga saat ini, lebih dari 200 jemaah calon haji asal Lombok Timur telah menyelesaikan proses pembuatan paspor.

“Pengurusan paspor dilakukan secara bertahap karena menggunakan sistem daring, dan sampai sekarang sudah lebih dari 200 calon jemaah yang menyelesaikan pembuatan paspor,” jelasnya.

Ia menambahkan, calon jemaah juga diminta memastikan seluruh dokumen administrasi lainnya dalam kondisi lengkap dan sesuai. Pemutakhiran data diperlukan untuk menghindari adanya perbedaan informasi antara data yang tercatat dengan dokumen resmi milik calon jemaah.

Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan data calon jemaah. Proses tersebut meliputi verifikasi administrasi, pemutakhiran data, serta persiapan berbagai dokumen yang diperlukan menjelang keberangkatan.

H. Makinuddin menegaskan, data 1.216 calon jemaah tersebut menjadi dasar awal dalam proses persiapan keberangkatan tahun 2027. Pemutakhiran akan terus dilakukan hingga seluruh tahapan administrasi dinyatakan lengkap dan diperoleh data calon jemaah yang lebih pasti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....