Bupati Lombok Barat Lepas 38 Guru menuju Tanah Suci

  • 30 Apr 2026 07:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Suasana penuh khidmat menyelimuti Aula Narmada, Selasa 21 April 2026, saat Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melepas 38 jemaah calon haji dari keluarga besar PGRI Lombok Barat. Momentum ini berlangsung dalam rangkaian Halal Bihalal yang sarat makna, sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para guru yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci tahun ini.

Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat, H. L. Ahmad Zaini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan mendalam kepada para calon jemaah yang mayoritas merupakan tenaga pendidik. Menurutnya, perjalanan ke Tanah Suci bukan hanya soal keberangkatan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan lahir dan batin.

“Ibadah ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati. Gunakan setiap detik di Baitullah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.

Bupati menegaskan, para jemaah harus memanfaatkan kesempatan berhaji sebagai momentum memperkuat keimanan. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan stamina yang prima, sehingga menjaga kesehatan menjadi hal yang sangat penting selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

“Rangkaian ibadah haji membutuhkan tenaga yang besar. Karena itu, kesehatan harus menjadi prioritas utama agar semua tahapan dapat dijalani dengan baik,” katanya.

Selain itu, Bupati juga berpesan agar seluruh jemaah tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, solidaritas antarsesama jemaah menjadi kunci agar perjalanan ibadah berlangsung lancar dan penuh keberkahan.

“Jaga kekompakan, saling membantu, dan tetap solid selama di perantauan. Kebersamaan akan menjadi kekuatan besar dalam menjalankan ibadah,” ucapnya.

Sebagai simbol dukungan moral, pemerintah daerah menyerahkan bingkisan kasih sayang kepada perwakilan jemaah. Penyerahan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus doa agar seluruh calon haji diberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan selama menjalankan ibadah.

Ketua PGRI Lombok Barat, H. Ahmad Sujai, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap keluarga besar PGRI. Ia menilai pelepasan ini menjadi momen berharga yang mempererat kebersamaan sekaligus menguatkan semangat spiritual para guru calon haji.

Rangkaian acara semakin bermakna dengan ceramah inspiratif dari Rektor UIN Mataram yang menutup kegiatan. Tausiyah tersebut membakar semangat spiritual para jemaah, sekaligus mengingatkan bahwa ibadah haji adalah panggilan suci yang harus dijalani dengan keikhlasan.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pemangku kebijakan, mulai dari Penjabat Sekda, jajaran Kepala OPD, Ketua BAZNAS, hingga kepala sekolah lintas jenjang se-Lombok Barat. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pelepasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap para guru sebagai pilar pendidikan sekaligus tamu Allah.

“Semoga bapak dan ibu kembali ke Lombok Barat dengan predikat haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....