Jemaah Haji NTB Siap Berangkat, Lansia Jadi Prioritas Layanan

  • 20 Apr 2026 17:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Nusa Tenggara Barat pada musim haji 1447H/2026M siap dilakukan. Total jemaah haji asal NTB yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 5.846 orang melalui embarkasi Lombok (LOP)

“Jumlah jemaah berdasarkan kuota NTB sebanyak 5.798 orang, ditambah petugas yang menyertai sebanyak 80 orang, sehingga total keseluruhan yang akan diberangkatkan menjadi 5.846,” ujar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Amin, Senin 20 April 2026 dalam konprensi pers di Asrama Haji Mataram.

Ia menjelaskan, dari total kuota tersebut, terdapat prioritas bagi jemaah lanjut usia (lansia) sebanyak 190 orang sesuai ketentuan. Kategori lansia dimulai dari usia 65 tahun ke atas, meskipun tidak seluruhnya dalam kondisi kesehatan yang menurun.

“Memang tidak semua lansia dalam kondisi kurang sehat, namun bagi yang memiliki risiko kesehatan tinggi tetap kami kategorikan untuk mendapatkan perhatian khusus,” katanya.

Secara umum, lanjut Amin, rata-rata usia jemaah haji NTB tahun ini berada di kisaran 65 tahun ke atas. Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan skema pelayanan berbeda bagi jemaah lansia, disabilitas, maupun jemaah dengan risiko tinggi (risti).

Pelayanan khusus tersebut mencakup penempatan di asrama haji yang mudah diakses, prioritas dalam distribusi konsumsi, hingga pendampingan bagi pengguna kursi roda.

“Layanan kami bedakan. Lansia, disabilitas, dan jemaah risiko tinggi akan mendapatkan prioritas, baik dari sisi akomodasi maupun pelayanan selama di asrama dan keberangkatan,” jelasnya.

Terkait data jemaah risiko tinggi, Amin menegaskan pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi dari tim kesehatan agar tidak terjadi kekeliruan dalam penyampaian informasi.

Sementara itu, terkait adanya jemaah yang meninggal dunia sebelum keberangkatan, ia memastikan prosesnya akan mengikuti mekanisme yang berlaku. Pemerintah berupaya menghindari kekosongan kuota (open seat) dengan tetap mengacu pada aturan yang ada.

“Jika ada jemaah yang meninggal, tentu akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Namun kuota NTB sebanyak 5.800-an itu insyaallah tetap terpenuhi,” jelasnya.

Untuk kloter pertama, jemaah dijadwalkan berasal dari Lombok Timur dengan jumlah 387 orang, yang akan mulai masuk asrama haji pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 06.00 Wita. Keberangkatan kloter perdana ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 03.00 WITA dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) menuju Madinah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....