13 Orang Warga Bima Batal Berangkat Haji 2026, Ini Alasannya

  • 20 Apr 2026 14:59 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Sebanyak 13 warga Kabupaten Bima dilaporkan mengundurkan diri berangkat haji tahun 2026. Sejumlah alasan para calon jemaah haji (CJH) membatalkan dirinya berangkat.

Kepala Kementrian Haji dan Umroh Kabupaten Bima, H. Ikhwan Zulkifli menerangkan, jumlah CJJ berubah seusai ada yang membatalkan berangkat.

"Jumlahnya seluruh nya berubah-ubah yah. Karena ada yang mengundurkan diri juga, ada yg menunda sehingga sekarang jumlah nya 558 orang," kata H. Ikhwan Zulkifli, Senin 20 April 2026.

Ikhwan Zulkifli menambahkan, CJH

menunda karena tidak jadi berangkat, ada yang meninggal dunia, ada yang tengah karena sakit dan ada juga yang ingin menunggu mahram nya.

"Yang tidak berangkat ada itu 13 orang. Alasannya mereka macam-macam, termasuk menunggu mahram," ucapnya menegaskan.

Sekadar diketahui, keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia dari Tanah Air menuju Madinah diatur menjadi dua gelombang. Pertama akan berangkatkan pada 22 April 2026.

Kemudian gelombang kedua berlangsung akan pada 7 Mei 2026 menuju Jeddah.

Sementara itu, untuk jemaah haji asal Kabupaten Bima dibagi menjadi tiga kloter dan akan mulai berangkat dari Bima ke Mataram pada 23 April 2026 ini.

Ikhwan Zulkifli menyebut, jemaah asal Bima dibagi menjadi tiga kloter. Kata dia, semua jemaah Bima sudah siap diberangkatkan.

"Jemaah haji asal Kabupaten Bima sudah siap berangkat, melalui tiga kloter, kloter 4 , kloter 11 dan kloter 14," kata Ikhwan Zulkifli, Sabtu 18 April

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....