Rakor Haji 2026 NTB Tuntas, Polisi Siapkan Skema “Zero Accident”
- 20 Apr 2026 07:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Persiapan pengamanan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Nusa Tenggara Barat (NTB) kian matang. Rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di Aula Bir Ali 2, Asrama Haji Embarkasi NTB, Sabtu 18 April 2026), menandai tuntasnya tahap perencanaan dan kesiapan operasional menuju fase pelaksanaan penuh.
Rakor tersebut melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga jajaran kepolisian. Hasilnya, seluruh pihak kini berada dalam satu frekuensi dengan status kesiapan yang telah memasuki tahap ready to deploy, ditandai kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem pengamanan terpadu.

Fokus utama pengamanan diarahkan pada sterilisasi kawasan Asrama Haji Embarkasi NTB. Pengaturan arus keluar-masuk diperketat guna mencegah penumpukan pengantar dan memastikan kenyamanan jemaah selama proses pemberangkatan. Skema ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang tertib, aman, dan kondusif sejak awal keberangkatan.
Selain itu, simulasi alur pelayanan telah diuji melalui gladi bersih. Seluruh tahapan, mulai dari pemeriksaan dokumen hingga pengecekan kondisi kesehatan jemaah, disiapkan dalam sistem cepat namun tetap akurat. Jalur pergerakan dari Asrama Haji di Jalan Lingkar Selatan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid juga telah dipetakan secara detail untuk mengantisipasi potensi hambatan lalu lintas.
Operasi pengawalan dijadwalkan mulai 21 April 2026. Kloter pertama direncanakan bergerak dari Lombok Timur pada pukul 03.00 Wita menuju Asrama Haji dan diperkirakan tiba sekitar pukul 06.00 Wita. Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan menuju bandara dengan pengawalan estafet yang melibatkan Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda NTB.
Target besar yang dicanangkan adalah terwujudnya perjalanan jemaah yang aman tanpa kecelakaan (zero accident) serta tanpa keterlambatan, hingga jadwal penerbangan pada 22 April 2026 pukul 02.05 Wita dapat berjalan sesuai rencana.
Penguatan personel juga dilakukan di sejumlah titik strategis dengan pembagian pengamanan dalam tiga ring, yakni ring 1, 2, dan 3. Langkah ini untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari asrama hingga bandara, berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Dukungan komunikasi turut diperkuat melalui aktivasi Satuan Tugas Bantuan Operasi (Satgas Banops), termasuk tim teknologi informasi dan kesehatan.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M., melalui siaran pers menegaskan komitmen aparat dalam mengawal seluruh proses keberangkatan jemaah.
“Seluruh rangkaian pengamanan kami pastikan berjalan optimal. Sinergi antarinstansi sudah terbangun dengan baik, sehingga pelaksanaan pengamanan haji tahun ini diharapkan berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan seluruh jajaran di lapangan terus diperkuat guna menjaga situasi tetap kondusif.
“Mulai dari pengamanan rute, pengawalan jemaah, hingga pengaturan lalu lintas telah kami siapkan secara maksimal demi kenyamanan dan keselamatan para jemaah,” tambahnya.
Secara umum, situasi terpantau aman dan terkendali. Sistem pengamanan pun siap dijalankan secara penuh mulai pekan depan, seiring dimulainya pergerakan kloter pertama jemaah haji asal NTB. (UKI/RRI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....