JCH NTB 2026 Tergabung dalam 15 Kloter, Pemberangkatan Dibagi Dua Gelombang

  • 08 Apr 2026 07:58 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Ibadah Haji 1447H
  • Musim Haji 2026M
  • Kelompok Terbang (Kloter)
  • Kemenhaj NTB

RRI.CO.ID, Mataram – Jemaah Calon Haji (JCH) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk musim haji 1447H/2026M akan diberangkatkan dalam 15 kelompok terbang (kloter). Dari jumlah tersebut, terdapat 10 kloter utuh dan lima kloter campuran.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Haji Lalu Muhammad Amin, menyampaikan bahwa total JCH NTB tahun 2026 mencapai 5.798 orang.

“Seluruh tamu Allah ini tergabung dalam 15 kloter. Kloter pertama berasal dari Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.

Pemberangkatan haji kali ini terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama sebanyak 11 kloter diberangkatkan dari Embarkasi Lombok (LOP) menuju Madinah, sedangkan gelombang kedua sebanyak 4 kloter menuju Jeddah.

Dari 11 kloter gelombang pertama, 10 kloter merupakan kloter utuh dan satu kloter campuran. Amin merinci kloter utuh antara lain:

  • Kloter 1 Lombok Timur
  • Kloter 2 Lombok Tengah
  • Kloter 3 Lombok Barat
  • Kloter 4 Kabupaten Bima
  • Kloter 5 Kota Mataram
  • Kloter 6 Lombok Timur
  • Kloter 7 Lombok Tengah
  • Kloter 8 Lombok Barat
  • Kloter 9 Lombok Timur
  • Kloter 10 Kota Mataram

Sementara kloter campuran, yakni kloter 11 yang terdiri dari Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu.

Untuk gelombang kedua, kloter terdiri dari:

  • Kloter 12: Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah
  • Kloter 13: Kota Bima, Sumbawa Barat, dan Lombok Utara
  • Kloter 14: Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima
  • Kloter 15: Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Kota Mataram, Lombok Barat, dan Sumbawa Barat

Amin menjelaskan, jamaah dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji pada 21 April 2026. Kloter pertama, berasal dari Lombok Timur dengan jumlah sekitar 393 jamaah, akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada dini hari 22 April 2026.

Seluruh jamaah juga telah mengikuti bimbingan manasik haji (bimsik) sebelum bulan Ramadan. Komposisi petugas kloter pun telah lengkap dan siap menjalankan tugas.

Amin mengimbau para calon jamaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. “Saya harapkan jamaah menjaga fisik, jangan terlalu lelah. Dengan kondisi yang sehat, seluruh rangkaian ibadah bisa dijalani dengan baik dan khusyuk,” kata Amin.

Ia juga berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....