Lombok Timur Jadi Kloter Perdana Jamaah Haji NTB 2026

  • 06 Apr 2026 19:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Lombok Timur menjadi kloter di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memberangkatkan jamaah calon haji pada musim haji 2026. Kesiapan ini ditandai dengan rampungnya seluruh tahapan persiapan.

Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Lombok Timur, H. Makinuddin, menyampaikan bahwa Lombok Timur masuk dalam kelompok terbang (kloter) pertama yang dijadwalkan berangkat pada Selasa, 21 April 2026.

“Jamaah kloter pertama akan mulai berkumpul di Masjid Agung Al Mujahidin Selong pada pukul 03.00 WITA. Pelepasan resmi oleh Bupati Lombok Timur direncanakan sekitar pukul 04.00 WITA. Setelah salat Subuh, jamaah langsung diberangkatkan menuju asrama haji dengan jadwal penerimaan pukul 06.00 pagi,” jelasnya Senin, 6 Maret 2026.

Ia menambahkan, seluruh kebutuhan jamaah telah dipersiapkan dengan matang. Dokumen perjalanan, termasuk visa haji, telah dicetak jauh hari sebelum keberangkatan, termasuk koper jamaah juga telah didistribusikan kepada seluruh peserta kloter pertama.

"Jumlah jamaah pada kloter pertama tercatat sebanyak 389 orang, ditambah petugas sehingga total mencapai 393 orang," katanya.

Secara keseluruhan, jamaah calon haji asal Lombok Timur terbagi dalam beberapa kloter penuh, yaitu kloter 1, kloter 6, dan kloter 9 dengan jumlah masing-masing 393 orang termasuk petugas. Selain itu, terdapat pula jamaah yang tergabung dalam kloter campuran bersama daerah lain di NTB, yakni kloter 12 sebanyak 126 orang yang bergabung dengan Lombok Tengah serta kloter 15 sebanyak 116 orang yang bergabung dengan Lombok Tengah, Kota Bima, dan Sumbawa.

Menurut H. Makinuddin, kualitas pelayanan haji tahun ini mengalami peningkatan, khususnya dalam memberikan perhatian kepada jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta perempuan.Sejumlah pembaruan juga diterapkan, seperti percepatan pencetakan visa serta distribusi kartu Nusuk yang akan diberikan kepada jamaah saat di embarkasi.

Dari sisi kesehatan, seluruh jamaah telah dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis. Pemeriksaan ini dilakukan menjelang keberangkatan guna memastikan kondisi jamaah tetap dalam keadaan prima.

Menjelang keberangkatan, jamaah dihimbau untuk menjaga kesehatan, memperbanyak waktu istirahat, serta menghindari aktivitas yang tidak perlu. Jamaah juga diminta mematuhi ketentuan barang bawaan agar tidak mengalami kendala saat proses pemeriksaan.

" Kami berharap semua proses pemberangkatan jamaah haji 2026 akan berjalan lancar," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....