Tanpa Petugas Haji Daerah, Dompu Pastikan Kesiapan Jemaah Haji 2026

  • 06 Apr 2026 10:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Kementrian Haji dan Umroh Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memastikan kesiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 terus dimatangkan, meskipun tahun ini daerah tersebut tidak memiliki Petugas Haji Daerah (PHD).

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Dompu, Eka Iskandar, menjelaskan tidak adanya PHD disebabkan keterbatasan waktu pendaftaran yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, proses rekrutmen PHD sepenuhnya menjadi kewenangan pusat, sementara pemerintah daerah hanya bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Tahun ini waktunya sangat terbatas, hanya dua hari,' katanya, Senin, 6 April 2026.

Akibatnya, lanjut Eka, bukan hanya Dompu, tetapi juga Kota Bima, Kabupaten Bima, KSB hingga Lombok Barat tidak memiliki pendaftar PHD.

Ia menjelaskan, sistem pendaftaran yang dilakukan secara online dengan tahapan seleksi administrasi hingga Computer Assisted Test (CAT) menjadi kendala tersendiri. Banyak calon peserta tidak mampu menyelesaikan seluruh tahapan hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, telah melakukan berbagai upaya komunikasi secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi hingga ke Kementerian Haji dan Umrah, guna mengisi kekosongan kuota PHD.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Sudah kami upayakan hampir dua pekan, tetapi jawabannya tetap tidak bisa karena batas waktu sudah ditutup,” jelasnya.

Meski tanpa kehadiran PHD, pelayanan terhadap jemaah haji tetap dipastikan berjalan optimal melalui sistem kloter. Dalam satu kelompok terbang (kloter) yang berjumlah 393 orang, telah tersedia petugas kloter yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tim kesehatan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Selain itu, untuk memperkuat pelayanan di internal jemaah, juga dibentuk struktur pendamping berupa ketua rombongan dan ketua regu. Dalam skema ini, satu rombongan terdiri dari sekitar 41 orang, sedangkan satu regu berisi 10 hingga 11 orang.

Dengan skema tersebut, Kemenhaj Dompu optimistis pelayanan dan pendampingan jemaah haji tetap berjalan maksimal meskipun tanpa Petugas Haji Daerah pada musim haji tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....