Animo Haji Lombok Barat Tetap Tinggi meski Gejolak Timur Tengah

  • 02 Apr 2026 19:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Di tengah isu global terkait gejolak di kawasan Timur Tengah, minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji di Kabupaten Lombok Barat justru tidak mengalami penurunan. Antusiasme warga tetap tinggi, bahkan jumlah pendaftar terus bertambah setiap harinya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji Lombok Barat, H. Suparlan, menegaskan situasi global saat ini belum memberikan dampak signifikan terhadap keinginan masyarakat untuk berhaji.

“Untuk saat ini kan tidak ada dampaknya dari gejolak Timur Tengah, istilahnya animo masyarakat kita masih banyak yang ingin haji di Lombok Barat,” ujar Suparlan saat ditemui RRI dikantornya, Gerung, Lombok Barat, Kamis 2 April 2026.

Ia mengungkapkan, Lombok Barat termasuk salah satu daerah dengan jumlah pendaftar haji tertinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bahkan, pada tahun 2024 lalu, Lombok Barat sempat menjadi daerah dengan jumlah jemaah haji terbanyak.

“Di Lombok Barat ini animo pendaftar haji termasuk tinggi. Beberapa tahun yang lalu juga jemaah kita terbanyak. Saat ini urutan ketiga di NTB, setelah Lombok Timur dan Lombok Tengah,” katanya.

Tingginya minat tersebut terlihat dari jumlah daftar tunggu (waiting list) yang kini mencapai sekitar 21 ribu orang. Dengan angka tersebut, masa tunggu keberangkatan haji di Lombok Barat diperkirakan cukup panjang.

“Yang sudah mendaftar di Lombok Barat ini sekitar 21 ribu orang. Secara nasional, rata-rata masa tunggu itu sekitar 26 tahun,” ucapnya.

Meski demikian, pendaftaran haji masih terus berjalan setiap hari. Suparlan menyebut, rata-rata terdapat lima hingga enam orang yang datang mendaftar setiap harinya.

“Setiap hari masih ada sekitar lima sampai enam orang yang datang mendaftar ke sini,” katanya menegaskan.

Untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, pihak Kementerian Haji Lombok Barat terus melakukan berbagai inovasi layanan. Salah satunya dengan menghadirkan bank penerima setoran langsung di kantor, sehingga proses pendaftaran menjadi lebih cepat dan efisien.

“Kami sudah memberikan kemudahan, bank penerima setoran sudah stay di kantor. Jadi masyarakat tidak perlu antre lama di bank,” ujarnya.

Selain layanan langsung, masyarakat juga dapat memanfaatkan sistem pendaftaran berbasis digital melalui aplikasi Satu Haji. Melalui aplikasi tersebut, proses unggah dokumen hingga verifikasi dapat dilakukan secara online.

“Sekarang juga bisa lewat aplikasi Satu Haji. Upload berkas sudah bisa dilakukan secara online, jadi lebih praktis,” katanya.

Ia menambahkan, sistem perbankan juga telah mendukung proses pendaftaran melalui fitur virtual account. Setelah mendapatkan nomor tersebut, masyarakat hanya perlu melengkapi dokumen untuk diproses lebih lanjut.

“Kalau sudah ada nomor virtual account dari bank, tinggal upload dokumen ke kami, nanti kami cetakkan bukti pendaftarannya,” ucapnya.

Dengan panjangnya antrean, Suparlan mengimbau masyarakat yang memiliki niat berhaji untuk segera mendaftarkan diri sejak dini.

“Silakan masyarakat yang ingin berhaji untuk mendaftar lebih cepat, karena antreannya cukup lama,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....