Cerita CJH Kabupaten Bima Harap Berangkat Bersama Sang Istri
- 17 Feb 2026 19:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mengikuti manasik haji selama lima hari. Satu hari tingkat kabupaten dan empat hari tingkat Kecamatan.
Antusias para CJH sangat tinggi mengikuti kegiatan wajib yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bima. Selama manasik, para jemaah diberikan pemahaman tentang aturan dan ketentuan dalam perjalanan ibadah itu serta peraturan pemerintah.
Namun dibalik keceriaan/kegembiraan menjalani proses manasik haji, terdapat salah satu CJH Kabupaten Bima yakni, Yasin HM. Ali merasa sedih karena keinginannya berangkat ibadah haji bersama sang istri tercinta tidak tercapai. Apalagi dirinya sudah mengumpulkan data, seperti buku nikah, legalisir KTP serta berkas lainnya bersama istri. Dokumen itu sesuai dengan permintaan penyelanggara saat itu.
"Saya berharap bisa berangkat bersama istri. Mudah-mudahan bisa tercapai, ujar CJH Yasin HM. Ali asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat, Selasa 17 Februari 2026.
Yasin mengakui dirinya mendaftar haji pada tahun 2012. Sementara istri mendaftar haji pada tahun 2015. Pada tahun 2025 Yasin masuk dalam kategori CJH cadangan, sayangnya ia gagal berangkat.
"Sudah lama menunggu. Dan alhamdulilah tahun ini bisa berangkat. Saya masih berharap bisa berangkat bersama istri tahun ini, semoga ada jalannya," katanya.
Dalam kesempatan itu, Yasin berharap
perjalanan ibadah hajinya akan berlangsung mudah, lancar dan aman.
"Mudah-mudahan diberikan kesehatan supaya bisa menjalankan haji dengan baik," ucapnya.
Sekedar diketahui, sekitar 569 jemaah haji asal Kabupaten Bima akan berangkat tahun 2026. Para jemaah asal Bima akan dibagi menjadi tiga kloter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....