Dari Manasik Haji 2026, Jaga Sikap dan Prilaku

  • 11 Feb 2026 14:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Calon Jemaah Haji (CJH) Kecamatan dengan penuh konsentrasi mengikuti seluruh penjelasan narasumber seputar persiapan menjelang pemberangkatan dan hal hal yang perlu diperhatikan selama berada di Makkah dan Madinah. Pada hari kedua yang sudah dibagi per Kecamatan, Selasa 10 Februari 2026, semakin banyak mendapatkan bekal seputar aktivitas ritual dan kegiatan sosial lainnya.

Secara Umum penjelasan narasumber selama di tanah Harram dan Madinah harus menjaga dan memperhatikan sikap dan prilaku terpuji, serta niat baik tulus dan ikhlas. Tulus dan ikhlas saling membantu terutama membantu Calon Jemaah Haji yang lansia. Karena InsyaAllah setiap jerih payah dalam membantu, langsung dibalas oleh Allah SWT.  

"Membantu dengan Ikhlas, InsyaAllah, kita lancar dalam Beribadah Haji," kata Ahmad Muhasi.

Ahmad Muhasim menjelaskan di tanah suci bakal menemukan berbagai tantangan, terutama suami istri. Itulah sebabnya harus mengedepankan sikap sabar, tidak boleh mengedepankan sikap egois, harus komunikasi yang baik dengan pasangannya. Contoh fakta terjadi ketika mau ke Toilet, karena tidak ada komunikasi yang baik, akhirnya berkelahi saling mendebat karena saling menunggu.

Sebelum berangkat menurut Ahmad Muhasim, adalah menginformasikan kepada orang tua, kakak dan adik serta sahabat, kerabat guna memohon doa selamat dan memohon maaf atas segala salah dan khilaf sehingga dalam melaksanakan ibadah haji dapat berjalan lancar baik dan sukses.

”Ada Jemaah nangis tiga hari tiga malam, hanya karena tidak memberi saudaraya berangkat Haji,” ujar Ahmad Muhasim yang pernah menjadi petugas Haji pada tahun 2024.

Gelang dan Kartu Nusuk

Calon Jemaah Haji juga diingatkan supaya jangan sampai meremehkan gelang dan kartu Nusuk yang menjadi Alat Kelengkapan dan Identitas di tanah suci. 
“Di Gelang ini, terdapat identitas, nama, asal no porsi dan kloter serta hotel tempat menginap,” kata Rahmi Kusbandiah Narasumber yang menjelaskan mengenai persiapan barang dan identitas lainnya. 

Rahmi menceritakan ada Jemaah yang tersesat tetapi syukur ada gelang dan kartu nusuknya jadi cepat ditemukan Ketika tersesat. 

“Jangan diremehkan Gelang ini, disimpan dengan baik, karena kita menunggu 14 sampai puluhan mendapatkan gelang ini, Walaupun bukan emas,” kata Rahmi Kusbandia

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....