837 Jamaah Lombok Barat Siap Manasik Haji Terintegrasi
- 11 Feb 2026 08:40 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID., Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha atau Wabup UNA membuka secara resmi kegiatan Manasik Haji Terintegritas Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447H/2026 M, Selasa, 10 Februari 2026 di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat.
Kegiatan yang mengusung tema “Haji Ramah Lansia Disabilitas dan Perempuan” ini dihadiri Asisten III H. Fauzan Husniadi, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD lingkup Pemkab Lombok Barat, Kepala Kementerian Agama Lombok Barat, Plt. Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Barat, tokoh agama, serta seluruh jamaah calon haji Lombok Barat.
Wabup Hj. Nurul Adha menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya manasik haji terintegrasi.
“Manasik merupakan tahapan penting yang tidak hanya memperkuat pemahaman tata cara ibadah tetapi juga mempersiapkan jamaah secara mental dan spiritual,” ujarnya.
Ia menekankan beberapa hal penting bagi jamaah, antara lain penguatan niat, menambah ilmu tentang pelaksanaan ibadah haji yang benar, serta menjaga kondisi fisik agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan tanpa kendala.
“Manasik haji bukan tentang materi semata melainkan bagaimana kita bisa mengolah rasa kebersamaan kekompakan dan saling tolong-menolong dalam melaksanakan ibadah haji sehingga bisa mendapatkan gelar haji yang mabrur nantinya,” katanya.
Wabup UNA juga berpesan agar seluruh calon jamaah mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, disiplin, serta mematuhi arahan para pembimbing dan petugas haji demi kelancaran dan kekhusyukan ibadah di Tanah Suci.
Plt. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Barat H. Suparlan menambahkan, bimbingan manasik dilaksanakan secara terintegrasi mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan di seluruh Lombok Barat.
“Kami meluncurkan tagline ‘Haji Ramah Lansia Disabilitas dan Perempuan’ sebagai bentuk komitmen kami memberikan layanan prioritas kepada jamaah calon haji yang membutuhkan perhatian khusus termasuk pendampingan kesehatan sejak keberangkatan hingga kepulangan,” katanya.
Sebanyak 837 jamaah calon haji mengikuti Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten/Kota hingga Kecamatan. Jumlah ini terbagi dalam Kloter 3 sebanyak 387 jamaah, Kloter 8 sebanyak 388 jamaah, serta Kloter 15 atau kloter campuran sebanyak 62 jamaah.
Melalui manasik terintegrasi ini diharapkan seluruh jamaah calon haji Lombok Barat semakin siap, lebih tenang, dan mantap dalam menjalankan ibadah haji sebagai perjalanan spiritual yang penuh makna. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan dipenuhi semangat kebersamaan serta antusiasme para jamaah calon haji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....