Kesiapan Dokumen Jamaah Haji Mataram Terus Digenjot
- 26 Nov 2025 13:56 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram : Upaya percepatan pelayanan bagi jamaah calon haji Kota Mataram tahun 2026 terus dilakukan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram. Salah satunya dengan meminta jamaah lebih cepat menyerahkan paspor agar proses penerbitan visa dapat segera diproses dan jamaah bisa fokus pada tahapan penting lainnya menjelang keberangkatan.
Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Kota Mataram, H. Kasmi, menegaskan percepatan ini penting untuk memastikan seluruh administrasi tidak menumpuk pada periode akhir.
"Saat ini sekitar 95 persen atau 560 dari total 590 kuota calon haji reguler Kota Mataram musim haji 2026 telah menyerahkan paspor. Sisanya masih kami tunggu, dan ditargetkan selesai akhir Desember ini,” ujarnya Rabu (26/11/2025).
Penyerahan paspor menjadi pintu awal bagi jamaah untuk melanjutkan proses kesehatan, sekaligus memastikan kesiapan dokumen untuk pengurusan visa. Jamaah yang telah menyerahkan paspor langsung mendapatkan rekomendasi pemeriksaan kesehatan di 11 puskesmas se-Kota Mataram.
“Istitaah menjadi syarat utama pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), sehingga pemeriksaan kami imbau dilakukan lebih awal,” kata Kasmi.
Pemeriksaan dini diyakini dapat membantu jamaah mendeteksi potensi penyakit yang bisa menghambat keberangkatan.Menurut Kasmi, pemeriksaan kesehatan lebih awal memberi keuntungan besar bagi jamaah. Jamaah yang terindikasi memiliki penyakit namun masih dapat diobati akan memiliki cukup waktu untuk menjalani pengobatan sebelum periode pelunasan.
“Dengan begitu, mereka masih berpeluang mendapatkan surat keterangan istitaah dan tetap bisa berangkat,” jelasnya.
Terkait kuota tambahan, Kemenag Kota Mataram masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Meski telah beredar informasi mengenai tambahan 1.229 kuota untuk NTB, jumlah tersebut harus dibagi lagi untuk kabupaten/kota lainnya.
“Begitu data resmi kuota tambahan keluar, kami langsung informasikan kepada jamaah yang masuk nomor porsi tambahan agar segera membuat paspor dan menjalani pemeriksaan kesehatan,” ungkap Kasmi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....