Biaya Haji Embarkasi Lombok Diprediksi Capai Rp56 Juta
- 04 Nov 2025 19:17 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Pemerintah pusat telah menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2026 sebesar Rp54.193.807 per jamaah. Namun, untuk Embarkasi Lombok, biaya tersebut diprediksi mencapai sekitar Rp56 juta lebih, menyesuaikan jarak penerbangan dan fasilitas yang digunakan.
Meski demikian, informasi resmi mengenai besaran BPIH Embarkasi Lombok masih menunggu pengumuman dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, H. Kasmi, menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat menyampaikan angka pasti kepada masyarakat karena surat keputusan resmi belum diterima.
“Kita belum berani memberikan informasi ke masyarakat. Tapi ancar-ancarnya, karena turun sekitar Rp2 jutaan dari tahun lalu, jadi kisarannya sekitar Rp56 juta,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).
Menurut Kasmi, meski terjadi penurunan biaya pelaksanaan haji dibandingkan tahun sebelumnya, hal itu tidak akan memengaruhi kualitas pelayanan yang diterima jamaah. Semua fasilitas transportasi, akomodasi, dan konsumsi tetap mengacu pada standar pelayanan terbaik yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Pelayanan jamaah tetap maksimal. Penurunan biaya tidak berarti pengurangan fasilitas,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, pelaksanaan haji tahun 2026 akan menjadi momentum penting karena penanganannya tidak lagi di bawah Kementerian Agama, melainkan di Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk oleh pemerintah.
“Meskipun sudah ada kementerian khusus, koordinasi dengan Kemenag dan instansi terkait tetap kami lakukan agar pelayanan berjalan lancar,” katanya.
Kasmi mengakui bahwa para jamaah calon haji (JCH) asal Mataram mulai aktif menanyakan besaran BPIH untuk keberangkatan tahun depan. Untuk memudahkan komunikasi dan menyaring informasi yang beredar, pihaknya telah membentuk grup khusus jamaah haji.
“Banyak yang sudah bertanya melalui grup itu. Kami imbau agar bersabar, tapi kami juga berikan perkiraan biayanya sekitar Rp56 juta,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....